Kamis
30 Juli 2026 | 7 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Musim Panen Mangga Podang, Bupati Kediri Ingatkan Petani Tak Gunakan Sistem Booster

pdip-jatim-231006-mangga-podang-1

KEDIRI – Memasuki musim panen mangga podang, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan pengecekan Pasar Buah Banyakan, Kamis (5/10/2023) sore. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu untuk memastikan buah mangga yang dijual petani benar-benar masak pohon.

Untuk memastikan, selain melihat-lihat buah mangga yang dijual, Mas Dhito sapaan akrabnya juga berdialog dengan petani yang tengah menjual mangga panenannya di pasar. Bahkan, Mas Dhito, mencoba mencicipi langsung mangga yang dijual petani.

“Kita tes untuk memastikan petani tidak melakukan boosting atau booster terhadap tanamannya. Tadi ada yang kita cek alhamdulillah ternyata masak dari pohon langsung,” kata Mas Dhito.

Sebagai salah satu komoditas unggul tanaman hortikultura khususnya di wilayah barat sungai, Mas Dhito serius untuk melakukan pengawasan terhadap petani mangga podang.

Pengawasan itu untuk menjaga petani tidak melakukan booster atau memacu buah supaya cepat matang dengan larutan ethre.

Dengan pengawasan yang dilakukan, diharapkan kualitas mangga podang tetap terjaga yang diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dan berdampak pada kesejahteraan petani.

“Pesannya buat petani mangga podang, jangan di-booster supaya cepat matang. Nanti cepat busuk seperti pengalaman tahun kemarin,” pesan Mas Dhito kepada para petani mangga podang yang ditemui.

Dalam kunjungannya ke pasar buah itu, Mas Dhito juga memborong mangga podang dari Damis, petani yang diajak berdialog. Setidaknya terdapat dua kuintal mangga podang yang dibeli Mas Dhito dan diminta dibagikan kepada warga.

Petani asal Dusun Gunung Butak, Bulusari, Tarokan itu mengaku, dari luasan lahan perkebunan mangga podang yang dimiliki, setiap dua hari dirinya selalu menjual hasil panenan sekitar 4 kuintal. “Buahnya saya jaga supaya masak alami dari pohon, saya tidak pernah booster,” akunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menerangkan, musim buah mulai pada September dimana setiap hari rata-rata bisa mencapai dua ton mangga podang dari petani masuk ke pasar buah.

“Nanti di bulan November bisa sampai lima ton, peak season (puncak berbuah) nanti di bulan November dan Desember,” terangnya.

Pemasaran buah mangga podang itu tidak hanya lokal Kediri melainkan juga dikirim sampai ke Kalimantan, Bali, Surabaya dan beberapa daerah lain di sekitar Kediri. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Evaluasi Tata Kelola Dinas ESDM usai Dugaan Pungli Rp8,44 M

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, mendesak Pemerintah Provinsi Jatim ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Bojonegoro Setujui Dua Raperda, Tentang Kepariwisataan dan Anak

BOJONEGORO– Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro resmi memberikan persetujuan terhadap dua Rancangan ...
LEGISLATIF

Untari Desak Pemprov Jatim Hidupkan Kembali Hibah Kebudayaan untuk Sanggar dan Pelaku Seni

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendesak Pemprov Jatim mengembalikan hibah kebudayaan ke sistem ...
KRONIK

Revitalisasi Eks Terminal Kamal, Upaya Hidupkan Gairah Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Komisi I DPRD Kabupaten Bangkalan bersama Pemerintah Kecamatan Kamal menggelar forum sosialisasi ...
EKSEKUTIF

Mangrovisasi di Lamongan Tuai Apresiasi dari Gubernur Jatim

LAMONGAN – Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim. Langkah konsisten Pemerintah Kabupaten ...
KRONIK

Gaungkan Warisan Pemikiran Sang Proklamator, Cucu Bung Karno Frederik Kiran Ziarah ke Blitar

Kunjungan Frederik Kiran Soekarno Seegers ke Makam Bung Karno di Blitar menjadi momentum menggaungkan kembali ...