oleh

Muluskan Hattrick, Ini Langkah Dini BSPN Jatim

-Berita Terkini-1.135 kali dibaca

SURABAYA – Tak hanya unsur 3 pilar Partai, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga menggerakkan semua elemen, seperti Badan Partai, Organisasi Sayap, dan lainnya, dalam upaya memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

Seperti dilakukan Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Jatim yang sudah ancang-ancang melakukan perekrutan regu penggerak pemilih (guraklih) yang akan bertugas di kontestasi pesta demokrasi di 2024 nanti.

Wakil Kepala BSPN Jatim, Muhammad Ilman menuturkan, pihaknya melakukan langkah ini sejak dini, agar saksi guraklih nantinya benar-benar siap bertugas mengawal kemenangan PDI Perjuangan.

Gerakan BSPN ini, sebutnya, juga sebagai upaya mendukung dan memuluskan tercapainya hattrick sebagaimana yang diamanahkan Kongres V PDI Perjuangan.

Menurut Ilman, rekrutmen guraklih akan dimulai bulan depan dan selesai akhir tahun 2021. (Baca juga: Ingat! Ini Kesepakatan Kongres V yang Harus Dilaksanakan Seluruh Kader Banteng)

“Sesuai dengan surat dari BSPN pusat dan DPP Partai kita mempersiapkan untuk pemenangan pemilu 2024. Yang pertama yakni merekrut guraklih saksi dengan mengacu TPS yang ada pada pemilu 2019 lalu. Sampai akhir tahun ini rekrutmen harus selesai,” terang Ilman saat di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jalan Kendangsari Industri, Sabtu (29/5/2021).

Setelah melakukan rekrutmen, saksi guraklih akan dilatih BSPN DPC PDI Perjuangan masing-masing kabupaten/kota yang telah dilatih BSPN DPD Jatim di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu.

“Seluruh elemen partai baik itu dari BSPN sendiri ataupun struktur DPC, PAC, Ranting sampai anak ranting turut serta menunjang kerja-kerja BSPN yang berkaitan dengan saksi,” jelasnya.

Diakui, BSPN dalam mempersiapkan perangkat lapangan pada pemilu serentak 2024 mendatang memang memiliki tantangan tersendiri, BSPN harus menyiapkan saksi guraklih 2 sampai 5 orang per TPS.

“Untuk periode sekarang kita melaksanakan perbaikan-perbaikan dengan menyesuaikan dengan Undang-undang Pemilu serentak pada pemilu 2024 nanti. Tentunya BSPN mempunyai tantangan tugas yang sangat berat untuk merekrut saja ini sangat tidak mudah untuk dilakukan, kita harus menyiapkan 2 orang saksi guraklih dari 129.991 TPS,” terang Ilman.

Setelah rekrutmen, tambah Ilman, BSPN daerah akan memberikan pelatihan untuk saksi guraklih.

“Setelah rekrut, kita input, kita evaluasi kemudian monitoring, kemudian memberikan pelatihan untuk guraklih itu. Setelah itu berjalan beriringan penugasan evaluasi dan monitoring akan kita lakukan di tahun berikutnya sampai mendekati hari H Pemilu 2024,” pungkasnya. (rul/pr)