Minggu
19 April 2026 | 12 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mewisuda 28 Lansia Tangguh, Novita: Mereka Merasa Seperti Dihidupkan Kembali Jiwa Mudanya

pdip-jatim-231122-selantang-1

TRENGGALEK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, SE, ME mewisuda 28 lansia tangguh Kecamatan Trenggalek, Senin (20/11/2023).

Ke-28 lansia tersebut merupakan peserta Selantang (Sekolah Lansia Tangguh) yang merupakan salah satu program dari BKKBN.

Program ini untuk mengajak para lansia menjaga kesehatannya serta berkontribusi aktif untuk lingkungan tempat tinggal dan keluarganya.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, Master of Economic UIN SATU itu menyambut baik program Selantang tersebut karena respon lansia yang juga positif terhadap program ini.

Bahkan ada salah satu peserta yang merasa seperti dihidupkan kembali jiwa mudanya. “Alhamdulillah mereka telah menyelesaikan rangkaian program dari Selantang. Dan tanggapannya sangat positif,” ucap Novita.

Menurutnya, para peserta Selantang merasa seperti dihidupkan kembali jiwa mudanya dengan beberapa aktivitas positif selama mengikuti program.

“Saya juga menyampaikan harapan saya agar mereka tetap menjadi penggerak masyarakat utamanya dalam mendidik putra putri generasi penerus bangsa,” harapnya.

Masih menurut perempuan hebat itu, setiap kecamatan memiliki sekolah lansia tangguh sehingga akan ada wisuda sesi-sesi berikutnya.

Sekolah lansia itu sendiri diadakan secara bulanan, dengan peserta lansia dari berbagai latar belakang. Mereka kemudian berkumpul untuk saling berbagi pengalaman, belajar, dan menginspirasi satu sama lain.

Tujuannya tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membangun komunitas yang kuat dan tentunya saling mendukung satu sama lain.

Sri Muhartini, salah satu peserta Sekolah Lansia Tangguh menyebut program ini sangat bagus, dan sangat luar biasa.

“Dengan program ini kami sebagai lansia dapat saling bersilaturahmi, ngobrol-ngobrol, senang senang melupakan masa tua,” ungkapnya.

“Insya Allah dengan program ini dapat menghilangkan stres, tambah imunitas,” imbuhnya.

Dia juga menyampaikan, di Selantang juga diajarkan ekonomi kreatif. Ada pemberian bibit buah dan sayur meskipun belum berasakan hasilnya karena gagal diterjang banjir.

“Terus ada juga pelatihan membuat jamu dan bisnis ini masih berjalan sampai sekarang. Ini menunjukkan bawa program ini sangat bermanfaat bagi kami,” pungkas Sri Muhartini. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...