Jumat
10 Juli 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mengenal Lebih Dekat Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati

20230915_094455_copy_806x453

LAMONGAN – Adalah kapal rumah sakit PDI Perjuangan yang mengemban misi pelayanan kesehatan untuk rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia.

Menjelajah perairan nusantara sejak diluncurkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada pertengahan Juni 2023, Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati diioperasikan 12 anak buah kapal dengan 8 tenaga kesehatan.

Owner Superitendent RS Apung Laksamana Malahayati  Kapten Rivan Insanul Akbar menjelaskan, kapal RS ini dirakit pada bulan Maret 2023. Kapal memiliki kecepatan maksimal 7 knot.

RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262. Ukuran panjang 30 meter dengan lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter.

“Oleh karena itu, ketika kapal ini bersandar, kedalaman laut setiap yang kita singgahi harus diatas 2 meter,” tuturnya.

Pelayanan Kesehatan
Sebagaimana layaknya rumah sakit, RS Apung Laksamana Malahayati mengemban misi pelayanan kesehatan. Secara khusus melayani rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau di pulau-pulau terpencil.

Ketua Tim Medis RS Apung Laksamana Malahayati dr Januar Sahat, mengungkapkan, dengan delapan tenaga medis yang ada, pihaknya telah memberikan layanan hingga ratusan per titiknya.

Berita terkait: Ratusan Warga Pesisir Lamongan Berobat Gratis ke RS Apung Laksamana Malahayati

“Memulai misi dari Tanjung Priok hingga di Lamongan ini, yang kita obati minimal 200 orang dan maksimal 600 orang. Di Lamongan, yang kita obati kurang lebih 500 orang,” kata dr Januar kepada pdiperjuangan-jatim di Lamongan, Minggu (17/9/2023).

Sejak diluncurkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada 10 Juni 2023 di Tanjung Priok Jakarta, dr Januar mengungkapkan, kapal ini telah singgah di beberapa kota.

“Antara lain, Lampung, Medan, Aceh, Pekan Baru, Merak, Tegal, Kendal, Rembang dan saat ini di Lamongan,” kata dr Januar.

“Dan pengalaman yang paling terkesan ketika dari Medan ke  Aceh, karena harus menghadapi ombak setinggi 2,5 meter dengan arus angin 120 km/jam,” imbuhnya. (mnh/hs)

Berikut foto-foto di bagian dalam kapal:

.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lumajang dan FKUB Perkuat Kolaborasi, Rawat Kerukunan demi Stabilitas Daerah

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Rutin Gelar Dapur Umum Gotong Royong Setiap Tanggal 10

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar rutin menggelar Dapur Umum Gotong Royong setiap tanggal 10 sebagai aksi sosial untuk ...
LEGISLATIF

Eko Herdiyanto Kawal Pembaruan Data Bansos di Kota Malang agar Tepat Sasaran

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Eko Herdiyanto akan mengawal pembaruan data bansos dan mendorong verifikasi ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Soroti Membengkaknya SiLPA di Tengah Efisiensi Anggaran

MADIUN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menanyakan membengkaknya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) ...