Senin
25 Mei 2026 | 10 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mengenal Lebih Dekat Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati

20230915_094455_copy_806x453

LAMONGAN – Adalah kapal rumah sakit PDI Perjuangan yang mengemban misi pelayanan kesehatan untuk rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia.

Menjelajah perairan nusantara sejak diluncurkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada pertengahan Juni 2023, Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati diioperasikan 12 anak buah kapal dengan 8 tenaga kesehatan.

Owner Superitendent RS Apung Laksamana Malahayati  Kapten Rivan Insanul Akbar menjelaskan, kapal RS ini dirakit pada bulan Maret 2023. Kapal memiliki kecepatan maksimal 7 knot.

RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262. Ukuran panjang 30 meter dengan lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter.

“Oleh karena itu, ketika kapal ini bersandar, kedalaman laut setiap yang kita singgahi harus diatas 2 meter,” tuturnya.

Pelayanan Kesehatan
Sebagaimana layaknya rumah sakit, RS Apung Laksamana Malahayati mengemban misi pelayanan kesehatan. Secara khusus melayani rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau di pulau-pulau terpencil.

Ketua Tim Medis RS Apung Laksamana Malahayati dr Januar Sahat, mengungkapkan, dengan delapan tenaga medis yang ada, pihaknya telah memberikan layanan hingga ratusan per titiknya.

Berita terkait: Ratusan Warga Pesisir Lamongan Berobat Gratis ke RS Apung Laksamana Malahayati

“Memulai misi dari Tanjung Priok hingga di Lamongan ini, yang kita obati minimal 200 orang dan maksimal 600 orang. Di Lamongan, yang kita obati kurang lebih 500 orang,” kata dr Januar kepada pdiperjuangan-jatim di Lamongan, Minggu (17/9/2023).

Sejak diluncurkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada 10 Juni 2023 di Tanjung Priok Jakarta, dr Januar mengungkapkan, kapal ini telah singgah di beberapa kota.

“Antara lain, Lampung, Medan, Aceh, Pekan Baru, Merak, Tegal, Kendal, Rembang dan saat ini di Lamongan,” kata dr Januar.

“Dan pengalaman yang paling terkesan ketika dari Medan ke  Aceh, karena harus menghadapi ombak setinggi 2,5 meter dengan arus angin 120 km/jam,” imbuhnya. (mnh/hs)

Berikut foto-foto di bagian dalam kapal:

.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion Ketonggo Ngawi Bersiap Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional

NGAWI – Stadion Ketonggo di Ngawi bersiap menyambut gelaran putaran 64 besar Liga 4 Nasional yang akan berlangsung ...
EKSEKUTIF

Tingkat Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Lukman Resmikan Kanal Pengaduan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih ...
KRONIK

Festival Perempuan Pesisir, Ruang Solidaritas dan Aspirasi Perempuan Kawasan Pantai

SUMENEP – Ratusan pengunjung memadati Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sumenep, menyaksikan Festival Perempuan ...
KRONIK

Hadapi Ancaman El Nino dan Degradasi Sosial, Wiwin Sumrambah Desak Penguatan Kemandirian Warga

JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mengeluarkan peringatan keras terkait kondisi sosial ...