Kamis
12 Maret 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menangkan Ahok-Djarot, Parpol-Relawan Konsolidasi

pdip-jatim-hasto-ahok-di-rumah-megawati

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, peran relawan sangat penting untuk memenangkan pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Hasto menyebutkan, partai pengusung dan pendukung pasangan Ahok-Djarot menyadari pentingnya keterlibatan relawan.

Pihaknya menilai, bahwa relawan dapat mengisi ruang tertentu untuk menggalang suara bagi kemenangan Ahok-Djarot di putaran kedua.

“Relawan mampu mengisi ruang kreatif, ruang penggalangan yang tidak dilakukan partai sehingga ada komplemen antara partai dan relawan,” kata Hasto di kantor DPP Nasdem, Jakarta, Senin (6/3/2017).

Coblosan Pilkada DKI putaran kedua akan digelar 19 April 2017 mendatang. Untuk menyatukan tekad, ujar Hasto, tim pemenangan dan tim relawan intens berkonsolidasi.

“Relawan Pak Basuki dan Pak Djarot kan banyak sekali sehingga dari komunikasi politik terus dijalankan,” ujar dia.

Hasto menyebutkan, Partai Nasdem dan Hanura juga akan mengerahkan relawan. Hal itu disepakati dalam rapat tim pemenangan di DPP Nasdem dengan Ketua Umum Surya Paloh.

“Bahkan anggota DPD yang bergabung ke Hanura juga menjadi mesin penggerak yang sangat efektif. Demikian juga Partai Golkar, Nasdem, PPP. Kami menunjukkan adanya keseriusan dari untuk menggunakan seluruh kekuatan struktur partai,” jelas Hasto.

Pada kesempatan itu, Hasto juga minta KPU dan Bawaslu DKI Jakarta bersikap netral pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Menurutnya, menjalankan secara langsung pemilu yang umum bebas, rahasia, demokratis, jujur dan adil adalah tanggung jawab KPU DKI. Pihaknya juga berharap Bawaslu juga melakukan pengawasan.

Hasto menyoroti banyaknya masyarakat yang tidak dapat mengunakan hak pilih pada putaran pertama pada Rabu (15/2/2017) lalu.

Menurut Hasto, banyak pendukung Ahok-Djarot yang tidak mendapatkan kesempatan menggunakan hak politik.

“Banyak pendukung kami yang tidak bisa memilih pukul 13.00 WIB secara serentak. Meskipun banyak antrean, di TPS kemudian ditutup. Padahal begitu banyak antrean yang terjadi,” ucap Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

52.000 Warga Lamongan Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Komisi D Dorong Rakor Lintas Sektor

LAMONGAN – Sebanyak 52 ribu warga Kabupaten Lamongan terdampak penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran ...
LEGISLATIF

Tinjau Dua Lokasi Bencana Desa Randu Gede Dan Jabung, Diana Sasa Salurkan Sembako dan Bantuan Atap untuk Warga

MAGETAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa, meninjau langsung lokasi kejadian longsornya pondasi ...
KABAR CABANG

Fatayat NU Gresik Apresiasi Silaturahmi PDI Perjuangan

GRESIK – Suasana keakraban terpancar saat silaturahmi antara pihak PC Fatayat NU dengan DPC PDI Perjuangan Gresik, ...
KABAR CABANG

Konsolidasi Jelang Lebaran, Kader-kader Sidoarjo Diminta Peka dengan Dinamika Terjadi di Masyarakat

SIDOARJO – Menjelang Hari Raya Lebaran, kader-kader PDI Perjuangan Sidoarjo diminta untuk tetap responsif dengan ...
KRONIK

Diana Sasa Kunjungi Rumah Duka Bocah Ngawi yang Meninggal Tertimpa Pohon

NGAWI – Suasana haru menyelimuti kediaman pasangan Agus Triantoko (36) dan Supriyani (36) di Desa Tepas, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Nuzulul Quran di Tuban, Kader Diminta Perkuat Kepedulian kepada Rakyat di Tengah Tekanan Ekonomi

TUBAN — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengajak seluruh ...