LAMONGAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Ketua DPR RI) Dr (HC) Hj Puan Maharani SSos menyerahkan 6 (enam) hewan kurban berupa sapi di wilayah Kabupaten Lamongan dan Gresik.
Meski Idul Adha 1443 H bersamaan dengan adanya wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), namun hewan kurban dari Mbak Puan telah mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Surat Veteriner.
Sehingga bisa dipastikan keenam sapi dari Ketua DPP PDI Perjuangan yang dijadikan kurban tersebut telah memenuhi syarat, sehat dan aman untuk dikonsumsi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan Husen SAg MPd menyebutkan, enam hewan kurban tersebut diserahkan ke wilayah Kabupaten Lamongan dan Gresik.
“Untuk DPC Lamongan 2 ekor sapi, 1 sapi untuk DPC Gresik. Sedangkan sisanya untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Ngimbang, Babat dan Sugio,” kata Mas Husen, sapaan akrab Husen, Senin (11/7/2022).

Mas Husen mengatakan, dua ekor yang diserahkan dan dikurbankan di DPC PDI Perjuangan Lamongan dibagikan kepada masyarakat sekitar kantor DPC bagian dari bina lingkungan.
Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan daging kurban yang diterima.
“Daging kurban ini kita bagikan ke warga di 2 RT (rukun tetangga) sekitar kantor DPC. Dan Insya Allah daging kurban ini aman, karena hewan kurban sudah sesuai syariat agama,” ujarnya
Mas Husen juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan karena menyiapkan pos chek point di setiap kecamatan. Terutama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang terus memantau perkembangan wabah PMK di Lamongan.
“Kepada dinas terkait dan aparat keamanan setempat, kami sampaikan terima kasih. Sehingga kegiatan Idul Adha tahun ini lancar dan tidak ada informasi hewan kurban yang sakit,” ucap Mas Husen usai memimpin penyembelihan hewan kurban sapi dari Mbak Puan. (mnh/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










