Selasa
25 Agustus 2026 | 12 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masuk Kelompok Rentan, ODHA Tulungagung Terima Bantuan Sembako dari Maryoto

pdip-jatim-210827-maryoto-odha

TULUNGAGUNG – Setelah beberapa kelompok masyarakat menerima bantuan paket sembako sebagai imbas dari pandemi Covid-19, kini giliran orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang mendapat bantuan serupa dari Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Pemberian bantuan paket sembako itu diterima perwakilan ODHA di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (27/8/2021).

“Kita tahu saat ini akibat penerapan PPKM level 4 di Tulungagung kegiatan masyarakat banyak terbatasi. Termasuk ODHA. Karena itu, mereka juga mendapat bantuan dalam masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Maryoto Birowo usai penyerahan bantuan paket sembako.

Ada 71 ODHA di Kabupaten Tulungagung yang mendapat bantuan paket sembako tersebut. Maryoto menyebut mereka (ODHA) saat ini sebagai salah satu kelompok rentan dalam masa pandemi Covid-19 karena aktifitasnya semakin terbatasi.

“Untuk menjaga kesehatannya mereka saat ini berhati-hati dan mengurangi aktifitas. Kondisi sekarang tidak seperti biasanya ketika sebelum masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain para ODHA, Maryoto yang didampingi Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, dalam penyaluran bantuan tersebut juga menyerahkan bantuan paket sembako pada kelompok rentan lainnya.

Yakni, guru honorer madrasah swasta sebanyak 400 paket sembako, keluarga miskin Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu sebanyak 55 paket sembako dan menyerahkan bantuan uang untuk seorang warga yang menderita penyakit kronis.

Kader PDI Perjuangan ini membeberkan jika penyaluran bantuan paket sembako dilakukan bergiliran pada kelompok masyarakat.

“Seperti untuk tenaga guru honorer madrasah swasta kali ini, kami berikan melalui Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI). Kalau yang melalui Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sudah dilakukan beberapa waktu lalu,” terang dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Marsono mengatakan pemerintah daerah tidak bisa langsung memberi bantuan secara bersamaan. “Ada prioritas yang menyebabkan tidak bisa bersamaan,” bebernya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan ini menyebut ada saling penguatan antara Pemkab dan DPRD Tulungagung dalam pemberian bantuan pada warga yang terdampak Covid-19.

“Kami dengan bupati sepakat untuk memberikan bantuan dan jangan sampai terjadi ganda bantuan,” kata Marsono. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...