Jumat
09 Oktober 2026 | 3 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masuk Kelompok Rentan, ODHA Tulungagung Terima Bantuan Sembako dari Maryoto

pdip-jatim-210827-maryoto-odha

TULUNGAGUNG – Setelah beberapa kelompok masyarakat menerima bantuan paket sembako sebagai imbas dari pandemi Covid-19, kini giliran orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang mendapat bantuan serupa dari Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Pemberian bantuan paket sembako itu diterima perwakilan ODHA di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (27/8/2021).

“Kita tahu saat ini akibat penerapan PPKM level 4 di Tulungagung kegiatan masyarakat banyak terbatasi. Termasuk ODHA. Karena itu, mereka juga mendapat bantuan dalam masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Maryoto Birowo usai penyerahan bantuan paket sembako.

Ada 71 ODHA di Kabupaten Tulungagung yang mendapat bantuan paket sembako tersebut. Maryoto menyebut mereka (ODHA) saat ini sebagai salah satu kelompok rentan dalam masa pandemi Covid-19 karena aktifitasnya semakin terbatasi.

“Untuk menjaga kesehatannya mereka saat ini berhati-hati dan mengurangi aktifitas. Kondisi sekarang tidak seperti biasanya ketika sebelum masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain para ODHA, Maryoto yang didampingi Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, dalam penyaluran bantuan tersebut juga menyerahkan bantuan paket sembako pada kelompok rentan lainnya.

Yakni, guru honorer madrasah swasta sebanyak 400 paket sembako, keluarga miskin Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu sebanyak 55 paket sembako dan menyerahkan bantuan uang untuk seorang warga yang menderita penyakit kronis.

Kader PDI Perjuangan ini membeberkan jika penyaluran bantuan paket sembako dilakukan bergiliran pada kelompok masyarakat.

“Seperti untuk tenaga guru honorer madrasah swasta kali ini, kami berikan melalui Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI). Kalau yang melalui Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sudah dilakukan beberapa waktu lalu,” terang dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Marsono mengatakan pemerintah daerah tidak bisa langsung memberi bantuan secara bersamaan. “Ada prioritas yang menyebabkan tidak bisa bersamaan,” bebernya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan ini menyebut ada saling penguatan antara Pemkab dan DPRD Tulungagung dalam pemberian bantuan pada warga yang terdampak Covid-19.

“Kami dengan bupati sepakat untuk memberikan bantuan dan jangan sampai terjadi ganda bantuan,” kata Marsono. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...