Selasa
25 Agustus 2026 | 8 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Ipin Bakal Perluas Demplot Sawah Hemat Air

pdip-jatim-240721-panen-raya

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin panen padi pada demplot (demonstration plot) sawah hemat air di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Sabtu (20/7/2024).

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini mengaku senang dan bangga karena pertanian dengan sistem ini mampu bertahan di tengah krisis iklim.

Terbukti, sebutnya, sejak dilakukan akhir 2023 lalu, pertanian dengan sistem hemat air ini telah berhasil panen dua kali meski hujan tidak menentu.

Melihat keberhasilan ini Mas Ipin berencana memperluas demplot sawah hemat air. Terlebih setelah melihat tingginya animo masyarakat akan hasil sitem pertanian ini.

Setelah membandingkan dalam sebuah sarasehan sistem ini dipercaya petani lebih baik.

“Hari ini kita melakukan panen. Uji coba pertanian hemat air dan juga hemat pupuk. Ini sudah dua kali panen,” ujar dia.
Produktivitas lahan sawah ini juga sudah diteliti oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Mereka membandingkan hasil panen antara lahan sawah basah dan kering.

Hasilnya ternyata lebih baik dengan lahan kering dengan perawatan seperti ini.

“Kalau ini bisa terjadi maka kemungkinan insya Allah di Trenggalek nanti kita bisa mengatasi krisis iklim dengan pertanian seperti ini. Kita bisa target meskipun tidak ada dalam tanda kutip musim hujan yang nggak pasti ini kita target bisa panen 4 kali,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan Desa Sukorejo Gandusari, Isnanto menambahkan untuk uji coba tanaman hemat air ini sudah dilakukan sejak tahun 2023 lalu.

Caranya sangat mudah. Mereka menggali tanah sedalam 50 cm. Setelah itu mereka memberikan lembaran plastik UV. Berada di dalam tanah, harapannya plastik UV ini bisa bertahan 8 sampai 10 tahun.

Bekas galiannya dicampur dengan pupuk organik dan dikembalikan. Mereka kemudian mengasih aliran air seperti biasa dan ditanami.

“Dengan begitu harapan kami memang bisa mencapai IP 400 dalam 1 tahun benar-benar bisa panen 4 kali,” harapnya.

Untuk produktivitasnya diakui Isnanto lebih baik. Sama halnya dengan data BPS, statistik produktivitasnya lebih baik di lahan kering yang dilakukan oleh Pokmas ini.

Dikarenakan kecukupan air dan kecukupan pupuk dengan menggunakan olah tanam ini. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...
OLAHRAGA

Kalah 1-3, Banteng Jatim Ucapkan Selamat kepada Banteng Papua Raya, Evaluasi Teamwork

SURABAYA – Tim Banteng Jatim menutup perjalanan di Soekarno Cup 2026 dengan mengakui keunggulan Banteng Papua Raya. ...
OLAHRAGA

Debut Manis di Soekarno Cup 2026, Papua Raya Rebut Podium Ketiga Usai Tekuk Banteng Jatim 3-1

Banteng Papua Raya mengakhiri debut di Soekarno Cup 2026 dengan meraih posisi ketiga setelah menaklukkan Banteng ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...