Sabtu
23 Mei 2026 | 2 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Ipin Bakal Perluas Demplot Sawah Hemat Air

pdip-jatim-240721-panen-raya

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin panen padi pada demplot (demonstration plot) sawah hemat air di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Sabtu (20/7/2024).

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini mengaku senang dan bangga karena pertanian dengan sistem ini mampu bertahan di tengah krisis iklim.

Terbukti, sebutnya, sejak dilakukan akhir 2023 lalu, pertanian dengan sistem hemat air ini telah berhasil panen dua kali meski hujan tidak menentu.

Melihat keberhasilan ini Mas Ipin berencana memperluas demplot sawah hemat air. Terlebih setelah melihat tingginya animo masyarakat akan hasil sitem pertanian ini.

Setelah membandingkan dalam sebuah sarasehan sistem ini dipercaya petani lebih baik.

“Hari ini kita melakukan panen. Uji coba pertanian hemat air dan juga hemat pupuk. Ini sudah dua kali panen,” ujar dia.
Produktivitas lahan sawah ini juga sudah diteliti oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Mereka membandingkan hasil panen antara lahan sawah basah dan kering.

Hasilnya ternyata lebih baik dengan lahan kering dengan perawatan seperti ini.

“Kalau ini bisa terjadi maka kemungkinan insya Allah di Trenggalek nanti kita bisa mengatasi krisis iklim dengan pertanian seperti ini. Kita bisa target meskipun tidak ada dalam tanda kutip musim hujan yang nggak pasti ini kita target bisa panen 4 kali,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan Desa Sukorejo Gandusari, Isnanto menambahkan untuk uji coba tanaman hemat air ini sudah dilakukan sejak tahun 2023 lalu.

Caranya sangat mudah. Mereka menggali tanah sedalam 50 cm. Setelah itu mereka memberikan lembaran plastik UV. Berada di dalam tanah, harapannya plastik UV ini bisa bertahan 8 sampai 10 tahun.

Bekas galiannya dicampur dengan pupuk organik dan dikembalikan. Mereka kemudian mengasih aliran air seperti biasa dan ditanami.

“Dengan begitu harapan kami memang bisa mencapai IP 400 dalam 1 tahun benar-benar bisa panen 4 kali,” harapnya.

Untuk produktivitasnya diakui Isnanto lebih baik. Sama halnya dengan data BPS, statistik produktivitasnya lebih baik di lahan kering yang dilakukan oleh Pokmas ini.

Dikarenakan kecukupan air dan kecukupan pupuk dengan menggunakan olah tanam ini. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Siswa Boarding School Gratis di Kediri Tetap Dapat Akses Beasiswa Kuliah

Mas Dhito memastikan lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School tetap mendapat akses beasiswa kuliah sebagai ...
EKSEKUTIF

Pameran Pendidikan Lamongan 2026, Wabup Dirham Sampaikan IPM di Atas Rata-rata Nasional

LAMONGAN – Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Dibuka, Mas Dirham mengapresiasi semua insan pendidikan dan stakeholder ...
KRONIK

Hangat dan Akrab, Megawati Bertemu Sri Sultan HB X di Kraton Jogja

Megawati Soekarnoputri dan Sri Sultan HB X menggelar pertemuan hangat selama 3,5 jam di Kraton Yogyakarta dengan ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Dorong Pemkab Bangun Edukasi Sampah Rumah Tangga

Krisis sampah Jember capai 1.300 ton/hari. Anggota DPRD Jember Tabroni desak Pemkab bangun edukasi sampah dari ...
KRONIK

Sidak Pelaksanaan Haji, Ansari PDIP Minta Jemaah Aktif Koordinasi dan Laporkan Keluhan Pelayanan

MEKKAH – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta para jemaah untuk aktif menjalin koordinasi ...
SEMENTARA ITU...

Jawara Tiban Jawa Timur Berangkat ke Lampung, Bawa Misi Silaturahmi dan Persatuan Budaya

Puluhan jawara tiban dari Jawa Timur berangkat ke Lampung Timur untuk lawatan budaya dengan misi mempererat ...