Selasa
28 Juli 2026 | 6 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Dhito Pastikan Program Keagamaan di Kabupaten Kediri Tetap Berjalan

pdip jatim 251022 mas dhito

KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana saat memimpin Apel Hari Santri di Stadion Canda Bhirawa, Kecamatan Pare mengatakan, Kabupaten Kediri merupakan daerah yang kaya pondok pesantren (ponpes).

Setidaknya terdapat 193 pondok pesantren dengan santri sebanyak 578.000 orang. Adapun tiap pondok pesantren memiliki perannya masing-masing, antara lain dalam membangun moral dan karakter santri.

Pemkab Kediri, meski dihadapkan pada pengurangan transfer ke daerah dari pemerintah pusat, tetap berkomitmen melanjutkan program keagamaan yang selama ini telah berjalan.

Program yang dimaksud termasuk bantuan stimulan bagi pondok pesantren yang tengah berkembang. Hanya saja karena adanya efisiensi anggaran tersebut, alokasi bantuan yang diberikan terjadi penyesuaian dari rencana awal.

“Di data kami ada 51 pondok, untuk tahun ini kita upayakan 10 pondok, rencana awal 20 tapi karena ada pengurangan transfer ke daerah mau tidak mau kami harus melakukan penyesuaian di tingkat kabupaten,” kata Mas Dhito, Rabu (22/10/2025).

Kemudian, program insentif atau bisyaroh bagi guru madin (madrasah diniyah) termasuk guru agama non muslim yang telah dimulai tahun 2021 dipastikan Mas Dhito akan terus berlanjut dan ditargetkan bisa mencover 15.000 guru.

Data Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, penerima bisyaroh hingga saat ini telah mencapai 9.500 guru dan masing-masing juga dicover BPJS Ketenagakerjaan. Selain bisyaroh, tahun 2025 ini juga ada program beasiswa bagi santri/hafidz untuk 140 penerima.

Mas Dhito mengungkapkan awal diperingati Hari Santri pada 22 Oktober didasarkan pada resolusi jihad yang diinisiasi KH Hasyim Asy’ari pada 1945 di Surabaya.

Di era saat ini, jihad bisa ditafsirkan pada banyak hal, termasuk perjuangan yang telah dilakukan oleh para guru dan masyayikh.

“Maka hari ini bersama dengan seluruh pondok pesantren dan para santri-santri yang ada di Kabupaten (Kediri) kita jaga kabupaten ini tetap menjadi kabupaten yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tuturnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jember Desak APBD 2027 Prioritaskan PPPK, Pengelolaan Sampah, dan Infrastruktur Desa

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember menyampaikan empat catatan strategis dalam pembahasan ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Malang: Kudatuli Ingatkan Demokrasi Harus Terus Dijaga

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menegaskan Kudatuli menjadi pengingat penting agar demokrasi terus dijaga ...
KABAR CABANG

Renungan 30 Tahun Kudatuli, PDI Perjuangan Ponorogo Nyalakan Lilin Demokrasi

PONOROGO – Ruangan aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo mendadak temaram, pada Senin (27/7/2026) ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Jadikan Peringatan Kudatuli sebagai Edukasi Politik bagi Generasi Muda

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar memanfaatkan peringatan 30 tahun Kudatuli sebagai sarana edukasi politik bagi ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah: Saya Datang untuk Kulak Masalah, Bukan Sekadar Jalani Reses

Anggota DPRD Jatim Wiwin Sumrambah menegaskan reses adalah momentum “kulak masalah” untuk menyerap dan mengawal ...
KRONIK

Darul: Kudatuli Membuka Jalan Lahirnya Kepala Daerah dan Anggota Dewan dari Rakyat Biasa

SUMENEP – Peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996 dinilai menjadi tonggak penting yang membuka ruang demokrasi lebih luas ...