Selasa
23 Juni 2026 | 10 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marhaen: Produk Petani Nganjuk Harus di-Branding

pdip-jatim-marhaen-diskusi-pertanian

NGANJUK – Pemkab Nganjuk berkomitmen lebih memajukan pertanian di wilayahnya. Salah satunya, dengan cara mem-branding produk-produk pertanian, khususnya produk pertanian yang banyak dihasilkan dari kabupaten agropolitan ini.  

Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, pihaknya melakukan terobosan agar produk – produk petani dihasilkan dengan cara budidaya sehat.

Produk-produk petani itu, sebutnya, kemudian dapat dinikmati masyarakat Nganjuk lainnya, yang dibeli dari Nganjuk, dan yang menikmati orang Nganjuk.

“Sehingga ekonomi di Kabupaten Nganjuk berputar,” kata Marhaen Djumadi di  acara diskusi tentang Teknologi Pertanian, di Nganjuk, Rabu (12/6/2019).

Diskusi diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, perwakilan dari Dinas Pertanian, PMD dan tokoh – tokoh pertanian serta perwakilan dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Kabupaten Nganjuk.

Marhaen juga mengatakan bahwa demi Nganjuk sehat, pihaknya ingin mem-branding beras sehat dan bawang merah sehat, dengan branding yang sehat tentunya,

“Sehat ini tidak hanya pada merk saja, namun benar – benar sehat sesuai dengan realita di lapangan. Tentunya juga dengan proses produksinya dan tidak boleh menipu pembeli,” ujar wabup yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Sementara itu, Ketua P4S Joglo Susanto menjelaskan langkah – langkah yang harus ditempuh untuk menuju beras sehat yakni branding, packaging, sistem budidayanya, kronologinya, bagaimana mengedukasi petani, dan pendampingannya. Menurutnya, hal itu perlu dirumuskan kembali untuk menuju ke Nganjuk sehat.

Saat ini, sebutnya, telah dimulai upaya penanaman Bawang merah sehat di Kecamatan Bagor,  melalui riset yang disebutnya Bamale (Bawang Merah Lele) dengan menggunakan teknologi lampu perangkap hama.

“Jadi kita tidak hanya panen bawang merah sehat, tapi juga panen lele sehat, artinya memberi nilai tambah keuntungan petani dalam hal budidaya bawang merah,” terang Susanto. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pendaftar SD Sekolah Rakyat Ngawi Baru Tiga Siswa, Pemkab Jajaki Opsi Libatkan Anak Panti Asuhan

NGAWI – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ngawi terus berjalan. Hingga Senin ...
KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...
KRONIK

Program Selantang Banyuwangi, Ketika Sekolah Tidak Mengenal Batas Usia

BANYUWANGI – Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Banyuwangi terus meningkat, dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 ...
LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Kerahkan 31 Armada Tangani Genangan Usai Hujan Deras Dua Hari

Pemkot Surabaya mengerahkan 31 armada untuk menangani genangan akibat hujan deras selama dua hari. Wali Kota Eri ...
EKSEKUTIF

Cegah Pernikahan Dini, Pemkab Lamongan Cermati 1.228 Pengajuan Dispensasi Kawin

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka perkawinan anak di ...