Sabtu
08 Agustus 2026 | 5 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marhaen: Produk Petani Nganjuk Harus di-Branding

pdip-jatim-marhaen-diskusi-pertanian

NGANJUK – Pemkab Nganjuk berkomitmen lebih memajukan pertanian di wilayahnya. Salah satunya, dengan cara mem-branding produk-produk pertanian, khususnya produk pertanian yang banyak dihasilkan dari kabupaten agropolitan ini.  

Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, pihaknya melakukan terobosan agar produk – produk petani dihasilkan dengan cara budidaya sehat.

Produk-produk petani itu, sebutnya, kemudian dapat dinikmati masyarakat Nganjuk lainnya, yang dibeli dari Nganjuk, dan yang menikmati orang Nganjuk.

“Sehingga ekonomi di Kabupaten Nganjuk berputar,” kata Marhaen Djumadi di  acara diskusi tentang Teknologi Pertanian, di Nganjuk, Rabu (12/6/2019).

Diskusi diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, perwakilan dari Dinas Pertanian, PMD dan tokoh – tokoh pertanian serta perwakilan dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Kabupaten Nganjuk.

Marhaen juga mengatakan bahwa demi Nganjuk sehat, pihaknya ingin mem-branding beras sehat dan bawang merah sehat, dengan branding yang sehat tentunya,

“Sehat ini tidak hanya pada merk saja, namun benar – benar sehat sesuai dengan realita di lapangan. Tentunya juga dengan proses produksinya dan tidak boleh menipu pembeli,” ujar wabup yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Sementara itu, Ketua P4S Joglo Susanto menjelaskan langkah – langkah yang harus ditempuh untuk menuju beras sehat yakni branding, packaging, sistem budidayanya, kronologinya, bagaimana mengedukasi petani, dan pendampingannya. Menurutnya, hal itu perlu dirumuskan kembali untuk menuju ke Nganjuk sehat.

Saat ini, sebutnya, telah dimulai upaya penanaman Bawang merah sehat di Kecamatan Bagor,  melalui riset yang disebutnya Bamale (Bawang Merah Lele) dengan menggunakan teknologi lampu perangkap hama.

“Jadi kita tidak hanya panen bawang merah sehat, tapi juga panen lele sehat, artinya memberi nilai tambah keuntungan petani dalam hal budidaya bawang merah,” terang Susanto. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...