Jumat
21 Agustus 2026 | 6 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mantapkan Dukungan di Tapal Kuda, Puti Kunjungi Ponpes Sukorejo

pdip-jatim-puti-ponpes-sukorejo1

SITUBONDO – Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno kembali menerima sambutan sangat meriah dari kalangan pondok pesantren (ponpes) besar di Jawa Timur.

Kali ini, sambutan hangat dan meriah dari keluarga besar pengasuh ponpes dan ribuan santri diterima Puti, saat mengunjungi Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Desa Sumberrejo, Banyuputih, Situbondo, Selasa (27/3/2018).

Setelah sehari sebelumnya keliling Banyuwangi ditemani Bupati Abdullah Azwar Anas, Puti Guntur Soekarno hari ini melanjutkan kampanye ke Situbondo, dan langsung menuju Ponpes Salafiyah Syafiiyah.

Puti disambut Ibu Nyai Hj Djuwariyah Fawaid (istri alm KHR Achmad Fawaid As’ad), pengasuh pondok pesantren. Keduanya diikuti rombongan menuju makam alm KHR As’ad Syamsul Arifin, pendiri pondok yang juga pahlawan nasional.

Semasa hidup, Kiai As’ad bersahabat baik dengan Presiden pertama Soekarno, kakek Puti Guntur. Saat berdoa, Puti terlihat hanyut dalam haru. Dia teringat betapa dekatnya persahabatan Bung Karno di masa lalu dengan para ulama.

Doa dipimpin Bu Nyai Hj Makiyah As’ad, putri alm KHR As’ad Syamsul Arifin. “Ya Allah… semoga keinginan Puti Guntur Soekarno, dapat terwujud menjadi wakil gubernur. Semoga terpilih bersama Gus Ipul, cicit tokoh NU, sebagai gubernur,” doa Bu Nyai Hj. Makiyah As’ad, diamini seluruh yang hadir.

Selesai berziarah, Puti mengakui dirinya terbawa perasaan haru yang mendalam, saat berdoa di depan pusara KHR As’ad Syamsul Arifin.

“Saya terharu, karena menemukan lagi tali silaturahim, yang sudah dijalin kakek saya, Bung Karno, dengan keluarga besar KH As’ad Syamsul Arifin,” katanya.

Di pondok pesantren itu, Puti Guntur dipertemukan dengan ribuan santriwati. Puti dan Bu Nyai Makiyah dielu-elukan. Ramai dan gegap gempita.

“Adik-adik para santriwati, jangan takut menggantungkan cita-cita setinggi langit. Terus belajar, membuat hidup bermanfaat bagi sesama, bangsa, negara dan agama,” pesan Puti Guntur.

Di Situbondo, Puti Guntur juga menghadiri peresmian Posko Relawan Pemenangan Gus Ipul-Mbak Puti. Relawan ini dipimpin Bu Nyai Hj. Djuwariyah Fawaid.

“Kita semua bersyukur, peresmian ini dihadiri Mbak Puti, cucu Bung Karno, pasangan Gus Ipul,” kata Bu Nyai Djuwariyah.

Di Situbondo, pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno mendapatkan dukungan dari banyak pihak, termasuk kalangan pondok pesantren. “Insya Allah, Gus Ipul-Mbak Puti menang,” kata Djuwariyah.

Puti Guntur menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas dukungan jaringan perempuan nahdliyin. Ia juga memaparkan sejumlah konsep kebijakan yang telah disusun bersama Gus Ipul.

“Kami menggratiskan SMA/SMK Negeri, serta memberi subsidi untuk sekolah-sekolah swasta. Kami berniat menjamin hak-hak pendidikan anak-anak kita,” kata Puti pada para relawan perempuan itu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

JK Apresiasi Sangu Sampah Mas Ipin, Gabungkan Edukasi Lingkungan dan Menabung

OJK mengapresiasi program Sangu Sampah Mas Ipin di Trenggalek yang menggabungkan edukasi lingkungan, pengelolaan ...
HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...