Kamis
18 Juni 2026 | 2 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mahfud MD: Hati-hati, Kami Adalah Peluru Tak Kerkendali untuk Berantas Korupsi!

pdip-jatim-231210-mmd

BANDUNG – Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD bakal menindak tegas para koruptor yang berani memakan uang negara. Cawapres pendamping Calon Presiden Ganjar Pranowo ini mengibaratkan dirinya akan menjadi peluru tak terkendali untuk memberantas korupsi.

“Siapa yang makan uang rakyat, hati-hati bahwa kami (Ganjar – Mahfud) adalah peluru tak terkendali untuk memberantas korupsi. Kami berani, maka koruptor pun menjadi ngeri,” kata Mahfud, saat berorasi di Hari Anti Korupsi Sedunia di Hotel Grand Preanger, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2023).

Mantan hakim MK itu mengatakan, pasangan Ganjar-Mahfud memegang teguh tiga prinisip dalam memberantas korupsi di negeri ini.

“Ganjar-Mahfud memegang tiga prinsip utama atau janjinya, taat kepada Tuhan, patuh pada aturan hukum dan setia kepada rakyat,” paparnya.

Dia menyebut korupsi yang terjadi di Indonesia sudah sangat parah dan menyengsarakan rakyat. Bahkan berdampak pada tingginya harga bahan makanan hingga ketersediaan lapangan kerja.

“Korupsi membuat penyediaan layanan publik seperti kesehatan, pendidikan jadi tidak efisien dan mahal menyebabkan rakyat susah, karena berpikir korupsi akan membuat perizinan usaha sulit dan bisnis tidak mendapat kepastian hukum,” jelas Mahfud.

Dia pun menegaskan sangat tidak setuju jika korupsi disebut sebagai budaya bangsa Indonesia. Dia bahkan menyebut korupsi sebagai kebiadaban.

“Ganjar-Mahfud sangat tidak setuju kalau ada yang mengatakan bahwa korupsi sudah menjadi budaya di Indonesia. Menurut saya korupsi bukanlah kebudayaan tapi kebiadaban,” tandas Mahfud MD.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa korupsi bukan kebudayaan tapi kebiadaban. Kebiadaban yang harus ditumpas habis dari muka bumi Indonesia tercinta,” sambungnya.

Korupsi, kata Mahfud, merusak bahkan menghancurkan berbagai sendi kehidupan manusia di bidang sosial, politik, ekonomi, dan budaya.

“Korupsi merusak demokrasi, merusak birokrasi, merusak aparat penegak hukum, bahkan juga merusak kehidupan agama dan berkeyakinan,” sebut Mahfud.

Kemudian Mahfud mengajak para relawan untuk bersama-sama terlibat dalam pemberantasan korupsi.

“Apakah saudara mau bersama Ganjar Mahfud memberantas korupsi?” tanya Mahfud kepada relawan. “Sanggup,” jawab relawan kompak. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...