Rabu
23 September 2026 | 3 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lewat PDIP, Indonesia Kini Punya Sekolah Partai Setara China, Jerman, dan Australia

pdip-jatim-210910-djarot-sekolah-partai

JAKARTA – Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan, Indonesia kini memiliki sekolah partai yang sejajar dengan institusi kaderisasi seperti partai politik di luar negeri, di antaranya China, Jerman, dan Australia.

Djarot mengaku bangga Indonesia kini memiliki sekolah partai berstandar dan kualitas yang sama dengan tiga negara tersebut lewat PDI Perjuangan.

“Kader terbaik PDI Perjuangan pernah dikirim Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk belajar mengenai sekolah partai di China, Jerman dan Australia. Saat ini pun, Indonesia, lewat PDI Perjuangan memiliki sekolah partai,” kata Djarot.

Hal itu dia sampaikan saat acara pembukaan sekolah partai pendidikan untuk kader madya DPP PDI Perjuangan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/9/2021).

Djarot mengatakan, ke depan, pihaknya akan terus melakukan perbaikan manajemen agar sekolah partai berfungsi dengan baik. Menurutnya, sekolah partai ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Para peserta yang mengikuti sekolah partai telah tes PCR dan sebelum kelas dibuka diterapkan tes antigen.

Sejauh ini, menurut Djarot, sudah tiga peserta yang gagal mengikuti sekolah partai karena positif Covid-19. Adapun mereka perwakilan dari Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

“Dari 65 peserta, 15 peserta perempuan dan 50 laki-laki. Semua sudah tes antigen, peserta panita dan DPP,” kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, aula sekolah partai juga bisa menampung hingga 220 orang.

Sementara itu, ranjang susun di sekolah partai bisa menampung hingga 250 orang. Namun, karena protokol kesehatan, fasilitas tersebut hanya diisi 65 kader partai.

Djarot mengungkapkan, ranjang susun itu juga memiliki makna filosofi sendiri. Adapun filosofinya, kata dia, Megawati pernah tidur di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada masa rezim Orde Baru.

Tempat tidur susun asrama tersebut, menurut Djarot, lebih parah dibandingkan fasilitas Sekolah Partai PDIP saat ini.

“Supaya kita sadari ketika kita senang, ketika menang, kita juga ingat perjuangan pahlawan yang berdarah-darah, pejuang partai yang susah payah membangun partai ini,” kata dia.

Djarot mengatakan, para peserta akan dikarantina selama kegiatan sekolah partai berlangsung. Mengenai isi materi sekolah partai, kata dia, akan diisi oleh pemateri berpengalaman dari internal partai dan para pakar.

Nantinya, semua peserta akan diminta mempresentasikan ulang apa yang telah dipaparkan oleh para pemateri.

Lebih lanjut, Djarot juga mengingatkan para kader partai untuk merenungi permintaan Megawati yaitu agar tetap harus bekerja, meski PDI Perjuangan sudah menang dua kali Pemilihan Umum (Pemilu) dan menjadi pemenang sejumlah lembaga survei.

“Justru di momentum seperti inilah kaderisasi dan penguatan struktur partai, disiplin partai menemukan momentum. Dulu Bung Karno sebut kita butuh revolusi mental. Di dalam kaderisasi, kita lakukan penyucian kembali jiwa kita, satu untuk semua, semua untuk satu. Untuk membangun Indonesia Raya,” tutur dia.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, para peserta yang hadir kali ini merupakan kader pilihan.

Pelaksanaan sekolah partai tingkat madya atau nasional ini merupakan kelanjutan kaderisasi tingkat pratama yang sudah dilaksanakan seluruh DPD se-Indonesia.

“Sekarang diadakan tingkat madya agar nanti kemudian dalam waktu tiga bulan ke depan secara masif diadakan kaderisasi di tingkat daerah-daerah untuk madya, kemudian bersamaan sebulan sesudah kaderisasi ini, di tingkat nasional juga dilakukan kaderisasi di tingkat nasional di Sekolah Partai ini,” urai Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Stunting, Mbak Nia Dorong Keluarga Perkuat Gizi dan Pendampingan Anak

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak masyarakat memperkuat upaya ...
LEGISLATIF

Sri Untari Bawa Aspirasi Guru Olahraga ke Raperda Keolahragaan dan Kepemudaan

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno memastikan berbagai aspirasi guru olahraga akan dibawa ...
KRONIK

Ina Ammania: AI bukan Jalan Pintas Selesaikan Tugas Akademik

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Berharap Konflik Songgoriti Tuntas, Jadi Kado HUT ke-25 Kota Batu

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari berharap penuntasan konflik pengelolaan dan ...
PEMILU

Puan Tegaskan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Masih Wacana Informal Antarparpol

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan wacana ambang batas parlemen ...
EKSEKUTIF

Eri Beber Alasan Pemkot Surabaya Libatkan Warga dalam Pemeringkatan Desil

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan warga dalam ...