oleh

Legislator PDIP Siap Gotong-royong Menangkan Pilkada DKI

pdip-jatim-ilustrasi-logo-pilkada-dkiJAKARTA – PDI Perjuangan bakal mengerahkan seluruh kadernya di DPR dan DPRD, untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta. Mereka akan bertugas mengawal kemenangan jago yang diusung PDI Perjuangan, di kelurahan-kelurahan di Jakarta.

“Ada 109 anggota DPR yang sudah dibagi tugas per kelurahan di Jakarta,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, kemarin.

Beberapa waktu lalu, ungkap Djarot, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sudah memberi arahan kadernya yang duduk di parlemen. Mereka diberi tugas memobilisasi massa agar PDIP kembali menang dalam Pilkada DKI Jakarta, Februari 2017.

Tidak hanya anggota DPR, kader PDIP yang duduk di kursi DPRD di seluruh Pulau Jawa pun bakal bergotong royong memenangkan Pilkada DKI. Demikian juga kepala daerah dari PDIP dan pemimpin partai, juga akan dikerahkan.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, hal itu merupakan karakter gotong-royong yang selama ini dilakukan PDIP. Para kader, sebutnya, wajib membantu pemenangan Pilkada DKI Jakarta.

Sampai sekarang, PDIP belum memberi sinyal siapa yang akan diusung sebagai calon gubernur-wakil gubernur di Pilkada DKI. Meski belum memutuskan, PDIP memiliki banyak kader potensial lain.

Seperti disampaikan Wakil Sekjen PDI Perjuangan Eriko Sotarduga, kader potensial itu ada Tri Rismaharini, Ganjar Pranowo, Djarot Saiful Hidayat, dan Bambang DH,

“Ada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, begitu juga kader-kader kita kepala daerah lainnya. Bahkan Wali Kota Blitar sekarang (M. Samanhudi Anwar -red) yang menang tertinggi se-Indonesia 92 persen. Jadi kader sangat banyak,” kata Eriko, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Para kader PDIP Tersebut, jelas Eriko, tentu tidak ada yang menyiapkan diri atau menunjukkan diri ingin diusung dalam Pilgub DKI. Mereka tetap fokus dengan tugas di daerah masing-masing, sampai nanti PDI Perjuangan mengambil keputusan.

“Sesuatu yang belum diputuskan tentunya kader-kader juga tidak etis kalau menyampaikan saya ingin, saya setuju, saya menolak, saya tidak mau. Kan tidak seperti itu,” tutur anggota DPR RI itu.

Dia yakin, siapapun kader kepala daerah yang ditunjuk, tidak akan menolak keputusan DPP PDIP untuk bersaing di Pilgub DKI. Tak hanya itu, Eriko juga yakin mereka juga bisa menyaingi elektabilitas incumbent.

“Begitu juga elektabilitas akan ada kalau sudah ditunjuk siapa calon yang tetap untuk DKI Jakarta,” ujarnya. (goek)