Rabu
30 September 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator PDI Perjuangan Ini Minta Pemkab Mojokerto Perhatikan Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

pdip-jatim-legislatif-300521-setia-puji-lestari-a

MOJOKERTO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Setia Pudji Lestari meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk mencari solusi pemberlakuan jam malam untuk para pelaku usaha kecil di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Menurut Pudji, diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 31 juli mendatang memberi dampak pada masyarakat kecil yang kesusahan mencari nafkah.

“Ketika saya turun ke bawah, saya dengar suara masyarakat yang sangat merasakan dampak dari PPKM ini. Ada yang sulit mencari nafkah. Ada yang kesulitan menjual barang dagangan mereka, apalagi PPKM Darurat ini diperpanjang,” ujar Pudji, Minggu (18/7/2021).

Wakabid Komunikasi Politik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto ini juga mengingatkan Pemkab Mojokerto untuk segera mengambil kebijakan yang bisa menguntungkan masyarakat tanpa mengurangi tujuan dari PPKM tersebut.

“Misalnya seperti yang dilakukan oleh Pemkot Bogor. Mereka memberi kelonggaran bagi pedagang kecil untuk tetap berjualan hingga malam hari dengan syarat tidak menimbulkan kerumunan,” jelas Pudji.

“Saya rasa itu bisa diterapkan di Mojokerto. Kita bisa batasi jam malam pelaku usaha sampai pukul 22:00 misalnya, tapi tetap tidak boleh menimbulkan kerumunan. Sistem take away misalnya,” tambah Pudji.

Menurutnya, langkah ini perlu segara diambil oleh Pemkab Mojokerto, agar ekonomi masyarakat tidak berhenti.

“Harus segera, agar ekonomi masyarakat juga tetap berjalan. Kalau urusan perut mereka sudah aman, pasti apapun aturannya mereka akan ikuti,” bebernya.

Pudji berharap, dengan aturan penyesuaian jam malam tersebut, masyarakat bisa mengikuti aturan PPKM tersebut, misalnya dengan tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan mendesak dan lain sebagainya.

“Kalau ada aturan baru yang dibuat oleh Pemkab, tentu saya tetap berharap agar masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tetap bisa ikuti aturan PPKM. Kurangi mobilitas, jangan keluar rumah jika tidak mendesak, taati prokes,” tutup Pudji. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PGRI Blitar Soroti Periodisasi Kepala Sekolah, Guntur Wahono Siap Kawal Aspirasi Guru

BLITAR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Blitar menyoroti penerapan regulasi periodisasi kepala ...
EKSEKUTIF

Cegah Anak Mengamen, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Menjahit dan Usaha Gorengan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menghentikan aktivitas seorang anak yang diduga diajak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Jukir, Kuli, hingga Asongan

BANYUWANGI – Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, mengatakan PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket ...
KRONIK

Said Abdullah: Prabowo-Megawati Akan Bertemu Lagi, Diharapkan 17 Oktober

JAKARTA – Pertemuan lanjutan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri direncanakan ...
LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...