Sabtu
05 April 2025 | 6 : 48

Legislator PDI Perjuangan Ini Minta Pemkab Mojokerto Perhatikan Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

pdip-jatim-legislatif-300521-setia-puji-lestari-a

MOJOKERTO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Setia Pudji Lestari meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk mencari solusi pemberlakuan jam malam untuk para pelaku usaha kecil di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Menurut Pudji, diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 31 juli mendatang memberi dampak pada masyarakat kecil yang kesusahan mencari nafkah.

“Ketika saya turun ke bawah, saya dengar suara masyarakat yang sangat merasakan dampak dari PPKM ini. Ada yang sulit mencari nafkah. Ada yang kesulitan menjual barang dagangan mereka, apalagi PPKM Darurat ini diperpanjang,” ujar Pudji, Minggu (18/7/2021).

Wakabid Komunikasi Politik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto ini juga mengingatkan Pemkab Mojokerto untuk segera mengambil kebijakan yang bisa menguntungkan masyarakat tanpa mengurangi tujuan dari PPKM tersebut.

“Misalnya seperti yang dilakukan oleh Pemkot Bogor. Mereka memberi kelonggaran bagi pedagang kecil untuk tetap berjualan hingga malam hari dengan syarat tidak menimbulkan kerumunan,” jelas Pudji.

“Saya rasa itu bisa diterapkan di Mojokerto. Kita bisa batasi jam malam pelaku usaha sampai pukul 22:00 misalnya, tapi tetap tidak boleh menimbulkan kerumunan. Sistem take away misalnya,” tambah Pudji.

Menurutnya, langkah ini perlu segara diambil oleh Pemkab Mojokerto, agar ekonomi masyarakat tidak berhenti.

“Harus segera, agar ekonomi masyarakat juga tetap berjalan. Kalau urusan perut mereka sudah aman, pasti apapun aturannya mereka akan ikuti,” bebernya.

Pudji berharap, dengan aturan penyesuaian jam malam tersebut, masyarakat bisa mengikuti aturan PPKM tersebut, misalnya dengan tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan mendesak dan lain sebagainya.

“Kalau ada aturan baru yang dibuat oleh Pemkab, tentu saya tetap berharap agar masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tetap bisa ikuti aturan PPKM. Kurangi mobilitas, jangan keluar rumah jika tidak mendesak, taati prokes,” tutup Pudji. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Dampingi Kapolda Jatim, Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendampingi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, ...
LEGISLATIF

Said Abdullah: Pemerintah RI Perlu Dorong WTO Sehatkan Perdagangan Internasional

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI minta pemerintah segera mengambil langkah-langkah setelah Presiden ...
LEGISLATIF

Prihatin 2 Warga Jember Disinyalir Jadi Korban TPPO, Indi Naidha Tekankan Pentingnya Sosialisasi Soal Kerja di LN

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Jember Indi Naidha, SH menyatakan prihatin atas munculnya informasi dua ...
KRONIK

Soal Rencana Pertemuan Megawati dan Prabowo, Jubir PDI Perjuangan: Silaturahmi Tokoh Bangsa Ini Sangat Penting

BLITAR – Juru bicara (jubir) PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyebutkan, rencana pertemuan Ketua Umum (Ketum) PDI ...
HEADLINE

Tradisi Keluarga Jelang Puasa dan Pasca Lebaran, Megawati Nyekar Makam Ayahandanya, Bung Karno

BLITAR – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berziarah atau nyekar ke makam Presiden pertama Republik ...
KRONIK

Open House Bupati Banyuwangi, Sejumlah Teman Difabel Berbagi Inspirasi Kesuksesan

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar open house di Pendopo Sabha Swagatha, Kamis ...