BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Budi Susila Jaya, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Blitar yang segera membangun kembali Pasar Kesamben pada tahun 2026 mendatang.
Dia menilai, rencana tersebut sebagai kabar baik yang telah lama dinantikan para pedagang maupun masyarakat sekitar, mengingat pasar tradisional itu mengalami kebakaran hebat pada Minggu (27/11/2022) malam, hingga membuat ratusan pedagang kehilangan tempat usaha.
Budi menegaskan, keputusan Pemkab Blitar ini menjadi angin segar setelah berbagai aspirasi pedagang dan warga setempat terus disuarakan.
Menurutnya, keberadaan Pasar Kesamben memiliki peran strategis dalam perputaran ekonomi masyarakat di wilayah Blitar bagian timur, sehingga kejelasan mengenai rencana pembangunannya menjadi isu yang sangat penting.
Sebagai bagian dari tahapan awal penataan, Pemkab Blitar dijadwalkan akan merelokasi para pedagang ke Lapangan Babadan pada 8 Desember mendatang.
Relokasi sementara itu disiapkan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan normal tanpa harus menunggu pembangunan fisik pasar pada 2026.
Pemkab menjanjikan fasilitas memadai selama masa relokasi agar para pedagang tidak kehilangan pelanggan dan dapat menjaga stabilitas pendapatan.
Budi pun mengungkapkan bahwa upaya menghidupkan kembali Pasar Kesamben bukan hal yang baru baginya. Selama beberapa tahun terakhir, legislator Banteng ini menjadi salah satu tokoh yang paling konsisten mendorong pemulihan kawasan eks pasar.
Berbagai kegiatan telah digelar secara intens, mulai dari pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, wahana permainan anak, hingga beragam perlombaan yang mampu mengundang keramaian. Tujuannya sederhana: menjaga agar kawasan eks pasar tidak mati dan tetap menjadi pusat interaksi warga.
“Sejak pasar terbakar, saya melihat kesedihan para pedagang yang kehilangan mata pencaharian. Karena itu saya berusaha menjaga agar lokasi ini tetap hidup. Kegiatan-kegiatan yang kami gelar menjadi bukti bahwa masyarakat masih memiliki harapan besar terhadap keberadaan Pasar Kesamben,” ujar Budi, Kamis (4/12/2025).
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Blitar yang akhirnya memberikan kepastian pembangunan pasar baru. Menurutnya, kepastian tersebut menjadi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pedagang kecil dan ekonomi kerakyatan.
“Rencana pembangunan pada 2026 ini harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi di Kesamben. Saya berharap proses relokasi berjalan lancar dan pemerintah memastikan fasilitas yang layak bagi para pedagang,” tambahnya.
Budi menegaskan siap mengawal seluruh proses, mulai dari relokasi, perencanaan pembangunan, hingga realisasi fisiknya nanti.
Dia berharap kolaborasi antara pemda, legislatif, dan masyarakat terus terjaga demi terwujudnya pasar yang lebih modern, aman, dan mampu menjadi pusat ekonomi rakyat yang lebih kuat.
Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, masyarakat Kesamben kini dapat menatap masa depan dengan optimisme. Pembangunan Pasar Kesamben pada 2026 diharapkan tidak hanya menjadi infrastruktur baru, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi pasca musibah kebakaran yang menimpa mereka. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









