PASURUAN – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyebutkan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Pasuruan adalah bentuk hadirnya negara untuk bisa memberikan pelayanan sosial serta kasih sayang terhadap masyarakat yang telah lanjut usia (lansia), jompo telantar, dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Menurut Untari, keberadaan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha adalah sebuah tugas yang mulia. Sebab, keberadaan UPT ini adalah upaya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memberikan penghidupan dan pelayanan yang layak kepada mereka yang lansia dan jompo telantar.
“Kehadiran UPT Tresna Wedha ini sekaligus dalam upaya mengembangkan sumber potensi bagi lanjut usia. Sehingga dapat secara mandiri dan bisa menjalankan fungsi sosial mereka di masyarakat secara normal,” kata Sri Untari, di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha, Selasa (2/8/2022).
Dia bersama anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur mengadakan kunjungan kerja meninjau kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dan berbagai fasilitas yang dimiliki UPT Tresna Werdha, di Pandaan, Pasuruan.

Sebagai informasi, UPT PSTW ini memiliki berbagai program pemberdayaan masyarakat lanjut usia. Seperti rias wajah, tata busana, paduan suara, dan karawitan untuk memberikan dukungan serta motivasi yang sekaligus juga menjadi sarana hiburan untuk mengisi waktu luang.
Oleh sebab itu, Sri Untari memandang bahwa keberadaan UPT Tresna Werdha ini ke depannya harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Baik Pemprov Jatim dalam rangka dukungan penganggaran maupun lembaga non pemerintah seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Saya berharap panjenengan bisa menjalin hubungan baik dengan Baznas. Baznas ini punya tanggung jawab untuk mengelola zakat demi kepentingan dan urusan kemasyarakatan umat, mulai dari mengurusi ekonomi, kesehatan, juga kesejahteraan lansia dan orang-orang telantar,” jelasnya.
Melalui kerjasama yang baik dengan Baznas, tambah Untari, UPT Tresna Werdha ini dapat memberikan pelayanan dan pengabdian secara prima kepada masyarakat usia lanjut dan telantar secara prima.

“Supaya kemudian kekurangan-kekurangan di UPT Tresna Werdha itu bisa tertutup dari Baznas. Sepanjang jelas peruntukannya kepada mereka yang membutuhkan,” imbuh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.
Disamping itu, masih ada program corporate social responsibility (CSR) yang setiap tahunnya wajib diberikan oleh perusahaan dalam rangka partisipasi para pelaku usaha untuk memajukan lingkungan di sekitarnya.
Salah satunya CSR dapat dipergunakan dalam rangka pemberdayaan lansia dan jompo telantar yang ada di UPT Tresna Werdha ini.
“Tentu kita terus akan memberikan upaya terbaik, agar kemudian masyarakat usia lanjut ini bisa terus mendapatkan penghidupan yang layak. Yang itu sudah menjadi tanggung jawab negara untuk menghidupi mereka,” pungkasnya. (ace/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









