Jumat
16 Oktober 2026 | 10 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komunitas Pelukis Sediakan Lapak TPS, Begini Respon Bupati Ipuk

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-28072021

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan apreasiasi yang sangat tinggi pada Komunitas pelukis Artos Kembang Langit Banyuwangi, Jawa Timur, yang menyediakan lapak berbagi Teman Peduli Sesama (TPS). Lapak ini berisi berbagai kebutuhan pokok warga untuk diambil secara gratis bagi yang membutuhkan.

“Sinergi seperti ini sangat kami butuhkan dalam menghadapi masa sulit seperti sekarang. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Semua harus bergotong royong dan saling peduli,” tutur Bupati Ipuk, Selasa (27/072021).

Bupati dari PDI Perjuangan ini juga menyampaikan terima kasih pada Komunitas Artos Kembang Langit yang telah menginisiasi program ini. Dirinya berharap, kegiatan lapak berbagi dapat menjadi inspirasi bagi komunitas yang lain untuk melakukan hal yang sama.

Menurutnya, saat ini bukan lagi masanya untuk saling menyalahkan. Semua pihak harus bahu-membahu menangani berbagai dampak pandemi.

“Sebelumnya ASN telah melakukan aksi sosial. Pada hari belanja, mereka gotong-royong berbelanja beras dan menghasilkan 53 ton beras diberikan kepad warga yang terdampak PPKM. Pemkab juga menggalang gerakan membantu warung kecil/pedagang keliling/PKL yang jam operasionalnya harus dibatasi pada masa PPKM, di mana ASN melakukan aksi bergerak memborong dagangan warung kecil/pedagang keliling/PKL,” jelas Bupati Ipuk.

Sementara itu, Ketua komunitas pelukis Artos Kembang Langit, Imam Maskun, mengatakan Lapak Teman Peduli Sesama (Lapak TPS) adalah aksi sedekah yang mengajak warga mampu secara ekonomi untuk membantu warga lain yang terdampak pandemi dan bantuan yang diberikan bisa bermacam-macam, mulai aneka sayuran, sembako, hingga nasi bungkus.

“Siapapun boleh menaruh sedekahnya di Lapak TPS ini dan siapapun yang membutuhkan silakan mengambil apa yang ada di sini gratis,” kata Imam, saat peluncuran Lapak TPS di Banyuwangi, Senin (26/7/2021).

Imam menjelaskan program ini berawal dari diskusi komunitasnya bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mengenai upaya meringankan beban warga yang terdampak pandemi.

“Sebenarnya semua ikut terdampak, termasuk para pelaku seni pun juga terdampak. Namun, kami yakin masih banyak orang yang mampu (ekonominya) dan memiliki jiwa solidaritas tinggi. Makanya, kami sepakat membuat Lapak TPS ini untuk mengajak warga saling berbagi. Ayo bersama saling membantu,” ujar Imam.

Dia menyebutkan saat ini masih ada empat Lapak TPS yang tersedia. Keempat lapak tersebut diletakkan di depan Kantor Disbudpar, Kantor Kecamatan Banyuwangi, Kantor Dinas Pemuda dan Olah Raga, serta areal Masjid Jamik Rogojampi.

“Lokasinya di tempat-tempat strategis, karena tujuan kami ingin menumbuhkan semangat solidaritas. Kami berharap agar setiap warga bisa tergerak untuk saling berbagi,” tuturnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...