Rabu
02 September 2026 | 4 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komunitas Binaan Sonny Danaparamita Bedah Buku “Hari-hari Terakhir Soekarno” dan Berbagi Sembako di 10 Desa

IMG-20220626-WA0018_copy_600x338

SITUBONDO – Semangat menyemarakkan Bulan Bung Karno Juni 2022 terus digelorakan Se-Tretanan Dhibik Situbondo (STD),  komunitas binaan Anggota DPR RI Sonny Danaparamita .

Pada pekan terakhir bulan ini, tepatnya Jumat (24/6/2022), para relawan STD menggelar dua kegiatan sekaligus. Yakni diskusi dan bedah buku berjudul Hari-hari Terakhir Soekarno, serta berbagi sembago untuk warga tidak mampu di sejumlah desa.

Diskusi dan bedah buku sebagai upaya kaderisasi yang dilakukan Sonny kepada anak-anak muda anggota STD maupun milenial di Situbondo.

Tujuannya untuk menambah wawasan terkait pemikiran dan sosok Pendiri Bangsa, Soekarno. Diskusi menghadirkan narasumber Nyoman Dharma.

Ia menyampaikan, bedah buku setidaknya untuk memberikan pencerahan bagaimana ketabahan Sukarno pada akhir masa hidupnya yang tetap menggelorakan persatuan. Meski, mendapatkan pelayanan atau perawatan kesehatan yang tidak setimpal dari pemerintah ketika itu.

“Menyedihkan. Dan hingga saat ini,  mengutip ungkapan Ramadhan KH, walaupun bintang sudah tiada, cahayanya masih tetap gemerlapan,” ujar Nyoman Dharma.

Usai acara diskusi buku, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako untuk warga tidak mampu. Acara bertajuk safari sosial dilaksanakan di sepuluh desa. Yakni Desa Kilensari, Peleyan, Wringin Anom, Alasmalang, Kukusan kendit, Kotakan, Mimbaan, Arjasa dan Agel.

Terkait dua acara tersebut, Sonny T Danaparamita mengungkapkan, pihaknya sengaja membuat banyak kegiatan khususnya pada hal-hal yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Sebab dengan begitu esensi dari perayaan Bulan Bung Karno dapat benar-benar terasa,” katanya.

Ia pun mengapresiasi semangat dari relawan STD Situbondo yang terus bergerak dengan turun langsung ke masyarakat. Sonny berharap, kegiatan sosial yang orientasinya membantu masyarakat dapat terus konsisten dilalukan oleh STD Situbondo, terutama untuk masyarakat yang ada di desa.

“Sebab desa harus dijadikan pusat pendidikan politik terkait ide, gagasan, cita-cita dan perjuangan Bung Karno. Selain sebagai pusat pendidikan politik, desa juga merupakan pusat pengorganisasian rakyat,” katanya.

Namun, Sonny mewanti-wanti,  pelaksanakan kegiatan sosial tidak hanya sekadar membagikan sembako, tetapi juga memberikan edukasi.(isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan: Karhutla Sudah KLB, Penanganan Harus Lintas Kementerian

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah ...
EKSEKUTIF

Rijanto Dorong Parade Baris Berbaris Pelajar Blitar Digelar Rutin Tiap Tahun

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong Parade Baris Berbaris pelajar digelar rutin setiap tahun. Menurutnya, ...
KRONIK

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Bupati Fauzi Terbitkan SE Larangan Bakar Lahan

SUMENEP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kekeringan 2026 menjadi perhatian serius ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...