Jumat
17 April 2026 | 11 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komunitas Binaan Sonny Danaparamita Bedah Buku “Hari-hari Terakhir Soekarno” dan Berbagi Sembako di 10 Desa

IMG-20220626-WA0018_copy_600x338

SITUBONDO – Semangat menyemarakkan Bulan Bung Karno Juni 2022 terus digelorakan Se-Tretanan Dhibik Situbondo (STD),  komunitas binaan Anggota DPR RI Sonny Danaparamita .

Pada pekan terakhir bulan ini, tepatnya Jumat (24/6/2022), para relawan STD menggelar dua kegiatan sekaligus. Yakni diskusi dan bedah buku berjudul Hari-hari Terakhir Soekarno, serta berbagi sembago untuk warga tidak mampu di sejumlah desa.

Diskusi dan bedah buku sebagai upaya kaderisasi yang dilakukan Sonny kepada anak-anak muda anggota STD maupun milenial di Situbondo.

Tujuannya untuk menambah wawasan terkait pemikiran dan sosok Pendiri Bangsa, Soekarno. Diskusi menghadirkan narasumber Nyoman Dharma.

Ia menyampaikan, bedah buku setidaknya untuk memberikan pencerahan bagaimana ketabahan Sukarno pada akhir masa hidupnya yang tetap menggelorakan persatuan. Meski, mendapatkan pelayanan atau perawatan kesehatan yang tidak setimpal dari pemerintah ketika itu.

“Menyedihkan. Dan hingga saat ini,  mengutip ungkapan Ramadhan KH, walaupun bintang sudah tiada, cahayanya masih tetap gemerlapan,” ujar Nyoman Dharma.

Usai acara diskusi buku, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako untuk warga tidak mampu. Acara bertajuk safari sosial dilaksanakan di sepuluh desa. Yakni Desa Kilensari, Peleyan, Wringin Anom, Alasmalang, Kukusan kendit, Kotakan, Mimbaan, Arjasa dan Agel.

Terkait dua acara tersebut, Sonny T Danaparamita mengungkapkan, pihaknya sengaja membuat banyak kegiatan khususnya pada hal-hal yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Sebab dengan begitu esensi dari perayaan Bulan Bung Karno dapat benar-benar terasa,” katanya.

Ia pun mengapresiasi semangat dari relawan STD Situbondo yang terus bergerak dengan turun langsung ke masyarakat. Sonny berharap, kegiatan sosial yang orientasinya membantu masyarakat dapat terus konsisten dilalukan oleh STD Situbondo, terutama untuk masyarakat yang ada di desa.

“Sebab desa harus dijadikan pusat pendidikan politik terkait ide, gagasan, cita-cita dan perjuangan Bung Karno. Selain sebagai pusat pendidikan politik, desa juga merupakan pusat pengorganisasian rakyat,” katanya.

Namun, Sonny mewanti-wanti,  pelaksanakan kegiatan sosial tidak hanya sekadar membagikan sembako, tetapi juga memberikan edukasi.(isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat demokrasi dan alat kontrol kekuasaan saat menerima ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...