Kamis
29 Oktober 2026 | 9 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi D DPRD Lamongan Desak Pemkab Realisasikan 10 Rekomendasi Rakor

pdip-jatim-dprd-lamongan-10072021-abdul-somad

LAMONGAN – Ketua Komisi D DPRD Lamongan Abdul Shomad mendesak pemerintah kabupaten segera merealisasikan 10 rekomendasi hasil rapat koordinasi (rakor) pihak dewan dan pemkab beberapa waktu lalu. Pasalnya, kasus Covid-19 terus meningkat.

“Dari beberapa rekomendasi itu kan sifatnya sangat segera. Antara lain perekrutan relawan dan penambahan bed (tempat tidur). Selain itu, kalau perlu juga membuka rumah sakit darurat atau lapangan,” kata Abdul Shomad.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini menegaskan, perlunya rumah sakit (RS) darurat atau lapangan karena berdasarkan informasi diterima pihak dewan dari pasien ataupun keluarga pasien.

“Mereka yang terkonfirmasi positif namun dengan gejala ringan merasa sangat stres dan frustrasi apabila menjalani isolasi di ruangan yang ada di rumah sakit. Selain itu, yang utama, tentu untuk mengurai antrian di IGD maupun di kamar perawatan,” ungkap Abdul Shomad, Minggu (11/7/2021).

Berita terkait: Ini 10 Rekomendasi Komisi D DPRD Lamongan di Masa PPKM Darurat

Untuk keperluan RS darurat atau lapangan, Abdul Shomad menyarankan pihak pemkab untuk mengalihfungsikan sementara waktu bangunan aset pemerintah daerah. “Seperti Sport Center Lamongan atau Gedung Bhineka Karya yang akses ke RSUD dr. Soegiri cukup dekat,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, juga bisa mendirikan tenda-tenda besar di lapangan atau di lahan luas lainnya. “Di Stadion Surajaya pun bisa. Karena keberadaan RS darurat atau lapangan ini sangat dibutuhkan. Terutama di daerah yang lonjakan kasusnya tinggi seperti di Lamongan,” tandasnya.

Legislator dari Daerah Pemilihan Lamongan I ini menambahkan, adanya RS darurat ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya bagi pasien Covid dengan gejala ringan.

“Sehingga langkah ini akan mempercepat pemulihan dan memutus mata rantai penularan virus Corona di Lamongan yang hampir semua kecamatan sudah jadi zona merah, kecuali 2 kecamatan yang sampai saat ini masih bertahan tidak zona merah,” terang politisi asli Kecamatan Karangbinangun ini. (ak/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, Widarto Ajak Gen Z Tak Apatis pada Politik Lewat Film Satir

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengajak generasi Z tidak apatis terhadap politik dan ikut ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Pasuruan Soroti Kemandirian Fiskal dalam Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong IKM Gresik Perkuat Modal dan Teknologi agar Tembus Industri Besar

GRESIK – Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti, mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di ...