Minggu
01 November 2026 | 12 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi B dan Sejumlah Instansi Sidak RPH Ilegal di Krian

IMG-20251115-WA0013_copy_720x470

SIDOARJO — Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo dari Fraksi PDI Perjuangan, Kusumo Adi Nugroho bersama pejabat dari sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi mendadak terkait adanya indikasi praktik sapi gelonggongan di wilayah Krian Sidoarjo. Kamis, (14/11/2025) malam. Diduga Rumah Pemotongan Hewan tersebut tidak mengantongi ijin resmi.

Sidak tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, Dinas Pangan dan Peternakan, DLHK, Dinas Perizinan, Satpol PP, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tim langsung meninjau lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat pemotongan sapi tanpa izin resmi.

Kusumo Adi Nugroho mengungkapkan sidak itu dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat mengenai aktivitas Rumah Potong Hewan (RPH) ilegal yang dinilai meresahkan.

Dalam hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebuah usaha pemotongan sapi yang beroperasi (tepatnya) di depan RPH resmi milik pemerintah daerah. Tempat tersebut diduga memiliki omzet besar namun tidak mengantongi izin apa pun. Lebih memprihatinkan lagi, lanjut Kusumo, limbah darah dari hasil pemotongan sapi ditemukan dibuang langsung ke sungai, sehingga mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat.

“Ini jelas meresahkan masyarakat. Pemerintah harus berani bertindak tegas sesuai undang-undang untuk menutup RPH ilegal seperti ini,” tegas Kusumo Adi Nugroho dalam keterangannya.

Kusumo Adi Nugroho menambahkan bahwa selain RPH ilegal yang wajib ditutup, RPH lain yang sudah mengajukan izin namun belum lengkap harus segera menyelesaikan persyaratan administrasi. Ia juga berharap dinas terkait dapat memberikan pendampingan agar semua pelaku usaha dapat memenuhi standar yang berlaku.

“RPH liar harus ditutup. Untuk RPH yang izinnya belum lengkap, segera lengkapi, dan kami berharap dinas terkait dapat memberikan pendampingan yang maksimal,” tegasnya.

Pihaknya mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap warga masyarakat yang telah menyampaikan informasi dan keluhan atas indikasi yang terjadi di RPH ilegal tersebut. Pihaknya juga akan mengawal terus agar ada pembenahan terhadap rumah pemotongan hewan ilegal di Sidoarjo.

Sidak ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menertibkan seluruh kegiatan pemotongan hewan di Sidoarjo demi keamanan pangan, kebersihan lingkungan, dan ketenangan masyarakat.

Sementara warga setempat mengapresiasi langkah cepat dan tepat yang dilakukan komisi B dalam merespon keluhan masyarakat sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berterima kasih, akhirnya keluhan warga ditindaklanjuti. Ini langkah yang sangat kami apresiasi,” ujar salah satu warga.(hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...