Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kirim Doa Banteng Kota Madiun untuk Kru Nanggala 402, Tahlilan lanjut Nyekar

pdip-jatim-tabur-bunga-dan-tahlil-kota-mediun6

KOTA MADIUN – Untuk mendoakan arwah 53 kru kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di selat Bali, serta Kabinda Brigjen (TNI) Gusti Putu Danny Nugraha yang gugur ditembak KKB Papua, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar tahlilan dan yasinan, Kamis (29/4/2021) malam.

Kegiatan ini dipusatkan di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun di Jalan DI Panjaitan dan diikuti seluruh jajaran pengurus cabang. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Anton Kusumo mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Ibu Megawati memerintahkan kader PDI Perjuangan menggelar tahlilan dan yasinan untuk prajurit TNI yang gugur dalam tugas. Terutama 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 serta Kabinda Brigjen (TNI) Gusti Putu Danny Nugraha,” ungkap Anton kepada media ini, Jumat (30/4/2021).

Sebelum tahlilan dimulai, disampaikan salam duka cita dari Megawati kepada ketiga matra angkatan TNI yang sedang berduka. Megawati juga mengirimkan salam duka cita kepada keluarga besar almarhum prajurit TNI.

Megawati juga mendoakan agar seluruh arwah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkannya tetap diberikan kekuatan dan ketabahan.

Putri Proklamator ini tetap memberi semangat kepada TNI di manapun berada, agar tetap setia, berdiri tegak, dengan kepala tegak, dan kokoh, untuk terus menjaga kedaulatan NKRI tercinta.

Tahlilan dan yasinan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Usai tahlilan dan yasinan, dilakukan tabur bunga di perempatan timur jalan Serayu Kota Madiun sebagai simbolis duka cita Banteng Kota Madiun atas dua peristiwa pilu yang melanda negara tercinta.

PDI Perjuangan mendedikasikan doa ini untuk tiga hal. Pertama adalah 53 prajurit TNI AL yang gugur dalam tugasnya di KRI Nanggala 402.

Kedua adalah mantan Kabinda Papua, Brigjen (TNI) Gusti Putu Danny Nugraha. Dan ketiga, adalah prajurit TNI lainnya dan pejuang kusuma bangsa lainnya yang telah lebih dulu gugur dalam tugasnya.

“Semoga dengan doa yang dipanjatkan, baik oleh jemaah yang hadir ataupun yang hadir secara virtual, atau doa masyarakat Indonesia lainnya yang juga memiliki keinginan sama, agar arwah para pejuang ini diterima di sisi terbaik Allah SWT, diampunkan segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan dan ketabahan,” harapnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...