Rabu
07 Oktober 2026 | 11 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Khofifah: Jokowi -JK Representasi NU

Khofifah - Bupati Taufik

Khofifah - Bupati TaufikNGANJUK – Mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan di era Pemerintahan Gus Dur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, capres-cawapres Joko Widodo dan Jusuf Kalla adalah representasi NU yang sesungguhnya. “Ke-NU-an mereka tak diragukan lagi,” kata Khofifah, di acara pengajian akbar di Dusun Dodol, Desa Klodan, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Minggu (22/6/2014).

Ketua PP Muslimat NU itu punya keyakinan, bahwa pasangan Jokowi-Jk akan memenangkan Pilpres 2014 ini. “Muslimat itu solid dan utuh mengikuti main stream arah dukungan secara nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Khofifah meluruskan beberapa kampanye hitam yang menyudutkan Jokowi-JK. Di antaranya, isu bahwa pasangan no urut 2 ini akan menghapus kolom agama pada kartu tanda penduduk (KTP) jika kelak terpilih.

Begitu terasanya efek isu tersebut, ungkap Khofifah, hingga sejumlah tokoh nahdliyin menyuarakan penolakannya pada wacana tersebut. Padahal, sebut dia, baik Jokowi-JK dan tim kampanyenya tidak pernah melontarkan wacana semacam itu. “Saya sudah klarifikasi langsung ke Pak Jokowi dan JK. Itu isu tidak benar,” tegas Khofifah.

Dia juga menanggapi tabloid Obor Rakyat yang sudah merambah di beberapa pondok pesantren di Kabupaten Nganjuk. “Semua yang ada di Obor Rakyat itu tidak benar,” ujar Khofifah.

Khofifah menyatakan kebanggaannya pada kader kader Muslimat, karena memiliki militansi yang sangat tinggi dan ikhlas. Mereka sukarela datang dari seluruh penjuru Kabupaten Nganjuk, meski tidak dibayar, dan menumpang kendaraan apa adanya seperti truk maupun pick-up.

Khofifah dan rombongan timnya datang di Nganjuk menumpang helikopter. Sekitar pukul 10.30 rombongan mendarat di Stadion Anjuk Ladang. Sebelum menuju lokasi acara pengajian, Khofifah sempat singgah di rumah dinas Bupati Nganjuk Taufiqurrahman yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan setempat.

“Saya yakin Pak Bupati juga akan all out memenangkan Jokowi-JK di Nganjuk ,” ujarnya saat diwawancarai wartawan.

Sementara, Taufiqurrahman sendiri menargetkan suara untuk capres-cawapres nomor urut 2 minimal 70 persen. “Kami menargetkan kemenangan mutlak untuk Pak Jokowi JK minimal 70 persen,” ujar Taufiq. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...
EKSEKUTIF

Sanusi Tegaskan Program Sampah di Malang Tak Boleh Berhenti Jadi Pilot Project

MALANG – Bupati Malang Sanusi menegaskan penanganan sampah tidak boleh berhenti sebagai proyek percontohan atau ...
LEGISLATIF

Gen Z Kutisari Gerakkan Ekonomi Kampung, Anas Karno: Patut Diteladani

SURABAYA – Upaya generasi muda di Kutisari, Surabaya, membangun usaha produktif untuk menggerakkan perekonomian ...
SEMENTARA ITU...

Cak Ji dan Risma Sapa Lansia dan Warga Pra-Sejahtera Peserta Periksa Mata Gratis

SURABAYA – Akses pemeriksaan mata bagi lansia dan warga pra-sejahtera perlu terus dibuka. Sebab, gangguan ...
SEMENTARA ITU...

Dari Tegang hingga Pecah dalam Sorak, Ribuan Warga Kediri Rayakan Kemenangan Timnas

KEDIRI – Malam di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, berubah menjadi lautan sorak. Ribuan warga ...