KABUPATEN PROBOLINGGO – Wafatnya seorang ulama di Kabupaten Probolinggo yang juga Ketua PCNU setempat, KH Sihabudin Sholeh menjadi kesedihan tersendiri bagi Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko. Kader PDI Perjuangan ini, mengaku begitu sedih atas wafatnya Pengasuh Ponpes Darul Hikmah itu.
“Innalillahi wainnailaihi rajiun, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo turut berduka atas wafatnya beliau. Saya merasa sangat kehilangan,” jelas mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo itu.
Timbul mengaku, KH Sihabudin Sholeh banyak meluangkan waktunya untuk berdakwah. Tak hanya itu, sumbangsihnya juga tak luput dalam membesarkan Kabupaten Probolinggo.
“Sumbangsih pemikirannya, tenaganya selalu untuk kepentingan rakyat. Semoga, beliau husnul khotimah dan menjadi tauladan bagi kita semua,” harapnya.
Salah satu yang Plt Bupati ingat, saat itu meresmikan Baitul Mal Wat Tamwil (BMT) NU Kota Kraksaan pada Minggu (5/6/2022) di Kantor PCNU Kota Kraksaan. Saat itu, didampingi langsung oleh KH Sihabudin Sholeh.
Diketahui, KH Sihabudin Sholeh wafat pada Selasa (5/7/2022) sore. Almarhum wafat dikarenakan sakit yang cukup lama diderita.
Ketua Tanfidziyah periode masa khidmat 2020-2025 tersebut menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 16.25 WIB saat menjalani perawatan intensif di ICU RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo.
Jenasah kiai yang murah senyum tersebut dikebumikan pada pukul 21.00 WIB. Lokasinya, tak jauh dari rumahnya di Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo.
Direncanakan, sejumlah kiai dan habaib dikabarkan akan hadir dalam prosesi pemakaman termasuk para pengurus Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan.
KH Sihabudin Sholeh juga dikenal sebagai aktivis IPNU tahun 70-an yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo periode 2020-2025. Beliau terpilih mendampingi KH Wasik Hannan yang terpilih sebagai Rais Syuriah. (drw/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










