Rabu
01 April 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Ngawi Cek Perbaikan Infrastruktur Rusak Akibat Cuaca Ekstrem, Minta BPPD Mitigasi Terukur

IMG-20260226-WA0013_copy_511x342

NGAWI – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Ngawi dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak. Hujan berintensitas tinggi memicu jalan ambrol hingga jembatan putus di beberapa wilayah.

Salah satu jalan penghubung antar desa di Desa Jeblogan, Kecamatan Paron, ambrol sepanjang puluhan meter pada Sabtu (14/2/2026) setelah diguyur hujan deras selama berjam-jam.

Saat ini, titik terdampak telah memasuki tahap perbaikan dengan pemasangan bronjong berisi batu guna menahan pergerakan tanah sembari menunggu proses normalisasi.

Di wilayah lain, jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Ngrambe putus total pada Senin (23/2/2026). Peristiwa tersebut mengganggu mobilitas warga, termasuk para siswa yang setiap hari melintasi akses tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, Rabu (25/2/2026), meninjau langsung lokasi terdampak di Kecamatan Ngrambe dan Paron.

Dalam kesempatan itu, ia menyatakan DPRD akan segera memanggil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi untuk mendengarkan evaluasi menyeluruh terkait banjir yang belakangan kerap terjadi.

“Jika banjir ini terjadi tanpa mitigasi yang jelas dan akurat, kejadian ini akan terus terulang kembali. Kami akan memanggil BPBD Ngawi,” tegasnya.

Legislator PDI Perjuangan itu menilai banjir membawa dampak luas bagi masyarakat, mulai dari areal pertanian terendam, infrastruktur jalan rusak, hingga kerusakan rumah warga.

Meski demikian, ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam melakukan penanganan awal.

“Kami mengapresiasi Pemkab Ngawi yang langsung melakukan perbaikan jalan di Desa Jeblogan. Untuk jembatan di Ngrambe mungkin masih proses karena baru kemarin ambrol,” ujarnya.

Bersama Jaga Lingkungan
Pak King menambahkan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan, khususnya daerah resapan air di wilayah hulu. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai maupun selokan sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga kelestarian lingkungan.

“Bisa saja karena serapan air di atas ada kendala, misalnya pohon gundul dan sebagainya. Tadi saya mendapat keterangan warga, hujan deras membawa material perkebunan dan sampah sehingga jembatan tidak mampu menahan dan akhirnya ambrol,” ungkapnya.

Ia berharap evaluasi dan mitigasi yang lebih terukur dapat dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang di kemudian hari. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Saifudin Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu, Nilai Jatim Tak Sinkron dengan Pusat

SURABAYA — Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Saifudin Zuhri, mendesak Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar ...
LEGISLATIF

Perizinan MR DIY Tidak Lengkap, Syaifullah DPRD Jombang Minta Penghentian Sementara Operasional

JOMBANG – Komisi C DPRD Kabupaten Jombang merekomendasikan pembongkaran jembatan akses serta penghentian sementara ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Ajak Kader GMNI Jombang Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Bangsa

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong kader Gerakan ...
LEGISLATIF

Bambang Sutriyono Minta Pemkab Integrasikan Data Kesehatan untuk Antisipasi Lonjakan DBD dan TBC

BOJONEGORO – Perubahan iklim yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro baru-baru ini mulai memicu kekhawatiran ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Fokus Edukasi Orang Tua Awasi Gawai Anak

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai ...
EKSEKUTIF

Progres Rehab Kantor Pemkab Kediri 68 Persen, Sistem Pengamanan Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau langsung progres rehabilitasi gedung Pemerintahan ...