Selasa
26 Mei 2026 | 3 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Banyuwangi Siap Perjuangkan 3 Aspirasi dari Difabel

PDIP-Jatim-I-Made-Cahyana-13092021

BANYUWANGI – Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara menyatakan, pihaknya akan mendorong pemkab untuk menerbitkan kebijakan sesuai aspirasi dari para penyandang disabilitas.

I Made Cahyana Negara, Rabu (13/10/2021) mengungkapkan, ada tiga aspirasi dari difabel untuk menunjang kesejahteraan mereka yang disampaikan kepada dewan dalam audensi di gedung DPRD Banyuwangi, Senin (11/10).

Pertama, memberikan akses yang lebih luas untuk mengikuti pelatihan kerja. Kedua, meminta pelayanan khusus infrastruktur, sarana dan prasarana perkantoran pelayanan publik, pasar dan mall yang ramah bagi mereka. Ketiga, meminta pemerintah memberikan satu persen kuota dari beberapa badan usaha harus diisi penyandang disabilitas.

“Jadi apa yang meraka aspirasikan, memang harus kita perjuangkan betul. Karena memang mereka ini bukan hanya untuk dikasihani tetapi harus disetarakan, harus dimajukan, harus diberdayakan. Hal itu sesuai dengan aturan atau undang-undang yang sudah kita punya dan di Perda kita nomor 6 Tahun 2017,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi tersebut menginginkan agar Banyuwangi benar-benar menjadi kota yang ramah kepada kaum difabel. Untuk itu Made mendorong, Pemkab Banyuwangi agar lebih memperhatikan nasib para disabilitas dengan memenuhi apa yang menjadi tuntutan dan keinginan meraka.

“Kita ingin Banyuwangi menjadi tempat yang ramah bagi teman teman penyandang disabilitas. Jangan sampai meraka merasa terdiskriminasi. Untuk itu kami akan memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan meraka. Ya mudah mudahan pemerintah juga mau peduli dan mendengarkan apa yang meraka inginkan,” ungkap Made.

Made juga mengungkapkan, bahwa dalam beberapa minggu ke depan, dewan bersama eksekutif akan melakukan pembahasan APBD 2022. Dimana pihaknya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat penyandang disabilitas, agar pemerintah daerah bisa mempunyai kebijakan yang lebih menjamin dan berpihak pada nasib penyandang disabilitas.

“Ke depan dukungan pemerintah harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan. Untuk itu kami akan memperjuangkan, agar pemkab bisa mengalokasikan anggaran yang memadai bagi penyandang disabilitas, termasuk mengalokasikan pembinaan melalui dana desa dan alokasi dana desa (DD dan ADD)  di desa bagaimana berpihak kepada mereka,” pungkasnya. (ryo/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion Ketonggo Ngawi Bersiap Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional

NGAWI – Stadion Ketonggo di Ngawi bersiap menyambut gelaran putaran 64 besar Liga 4 Nasional yang akan berlangsung ...
EKSEKUTIF

Tingkat Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Lukman Resmikan Kanal Pengaduan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih ...
KRONIK

Festival Perempuan Pesisir, Ruang Solidaritas dan Aspirasi Perempuan Kawasan Pantai

SUMENEP – Ratusan pengunjung memadati Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sumenep, menyaksikan Festival Perempuan ...