Jumat
21 Agustus 2026 | 6 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kekeringan Meluas, Dewan Dorong Pemprov Jatim Dropping Air Bersih

pdip-jatim-deni1

SURABAYA – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk melakukan dropping air bersih ke daerah yang mengalami kekeringan.

Dropping air bersih ini, sebut Deni, sangat diperlukan mengingat masih ada beberapa titik di wilayah Jawa Timur yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota agar ada pembagian air bersih yang merata, karena kekeringan di akhir tahun ini cukup luas.

“Karena tidak mungkin kita mau ngebor dalam waktu cepat, dan kebutuhannya ini sangat mendesak. Jadi mau tidak mau ya harus kirim air dengan tangki air itu,” kata Deni, Jumat (15/11/2019).

Ke depan, pihaknya juga minta pihak terkait untuk membuat atau menyediakan pompa air di titik-titik yang terdapat sumber air maupun upaya lain untuk mengatasi permasalahan kesulitan air bersih.

“Untuk pompa ini bermacam-macam, jadi perlu kajian mana yang memang hanya perlu pompa kecil, mana yang harus dibuat pompa besar. Kalau memang ada titik yang bisa dibuat embung atau tempat untuk tadah air yang memungkinkan, itu menjadi salah satu pilihan juga,” ujar pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Dia mengungkapkan, ketika berdiskusi dengan pihak terkait mengenai kesulitan air bersih, disampaikan juga ada beberapa titik di daerah yang sama sekali tidak mengeluarkan air saat dibor sampai dengan titik tertentu.

“Saya menerima laporan dari wilayah Trenggalek dan Pacitan khususnya, saat di-bor pun tidak bisa keluar air. Mungkin di daerah lain juga ada. Nah ini yang perlu perlakuan khusus,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai pemetaan daerah rawan kesulitan air bersih ketika kemarau, pihaknya mengatakan hal tersebut sudah dilakukan, hanya saja belum menyeluruh.

“Sudah ada pemetaan tapi belum menyeluruh, dalam artian wilayah yang dulu mengalami kekeringan sudah ada studi khusus. Tapi ternyata di musim kemarau ini muncul titik-titik baru juga yang sebelumnya tidak terpetakan,” terang Deni.

Oleh karena itu, imbuh Deni, Badan Penanggulanagan Bencana harus mengantisipasi hal tersebut di musim mendatang melalui penganggaran khusus.

“Jadi tidak kemudian hanya anggaran-anggaran rutin yang disiapkan dalam bentuk anggaran yang berbasis program, tapi juga ada cadangan-cadangan anggaran yang memang untuk antisipasi. Agar tidak kemudian ada kesulitan dengan alasan tidak ada anggaran,” tandasnya.

Sekadar informamsi, data dari BPBD Jatim menunjukkan ada 566 desa di 180 kecamatan dan di 24 kabupaten di Jawa Timur rawan kekeringan. Dari data tersebut,

Kabupaten Sampang dengan 67 desanya merupakan daerah tertinggi yang mengalami kekeringan. Disusul Kabupaten Tuban sebanyak 55 desa dan Kabupaten Pacitan dengan 45 desanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Fery Minta Generasi Tua Kenalkan Tradisi kepada Gen Z agar Tak Putus di Tengah Jalan

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono meminta orang tua aktif mengenalkan tradisi kepada anak-anak dan Gen Z ...
KRONIK

Bupati Ipuk Puji Hilirisasi Kerajinan Bambu Desa Gintangan yang Mampu Perkuat Ekonomi dari Bawah

BANYUWANGI – Desa Gintangan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, dikenal sebagai desa pengrajin anyaman bambu. Untuk ...
LEGISLATIF

Yudi Perjuangkan Aspirasi Warga Tanggung Direalisasikan melalui APBD 2027

BLITAR – Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Yudi Meira memastikan aspirasi warga Kelurahan Tanggung, Kecamatan ...
OLAHRAGA

Semifinal Soekarno Cup 2026 Hari Ini, Wasit Liga 1 dan VAR Pastikan Laga Berjalan Profesional

SURABAYA – Semifinal Soekarno Cup 2026 digelar hari ini di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, dengan standar ...
SEMENTARA ITU...

Forkopimda Patroli Bersama, Syaifuddin Ajak Arek-arek Suroboyo Jaga Kota Tetap Kondusif

SURABAYA – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya kembali turun bersama melakukan ...
EKSEKUTIF

OJK Apresiasi Sangu Sampah Mas Ipin, Gabungkan Edukasi Lingkungan dan Menabung

OJK mengapresiasi program Sangu Sampah Mas Ipin di Trenggalek yang menggabungkan edukasi lingkungan, pengelolaan ...