oleh

Kawal Suara Paslon Mulai Coblosan, PDIP Sidoarjo dan Gresik Gembleng Saksi Pilkada

-Berita Terkini-20 kali dibaca

SIDOARJO – PDI Perjuangan menggembleng para calon saksi yang akan mengawal suara pasangan calon (paslon) yang diusungnya di Pilkada 2020, seperti yang dilakukan di Kabupaten Sidoarjo dan Gresik.

Di Sidoarjo, pelatihan saksi pilkada digelar serentak di 18 kecamatan yang gelombang pertama telah dimulai pada 21-22 November 2020. Sedang di Gresik, ribuan saksi menjalani pelatihan dengan dibentuk rayon (kelompok) di setiap kecamatan mulai Minggu (22/11/2020).

Baca: Menangkan “Berkelas”, Bambang DH Pastikan Struktur PDIP Sidoarjo Solid

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Samsul Hadi menjelaskan, acara ini untuk menyiapkan serta melatih mental para saksi Partai dalam menghadapi pertempuran pilkada nanti. Menurutnya, saksi adalah ujung tombak dan garda terdepan dalam pilkada 2020.

“PDI Perjuangan komitmen menjaga suara rakyat. Satu suara rakyat yang memilih pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada Sidoarjo, Cabup-cawabup Kelana Aprilianto-Dwi Astutik (Sidoarjo Berkelas), akan kita jaga dan tak kan hilang oleh kecurangan oknum,” kata Samsul Hadi, Selasa (24/11/2020).

Pelatihan saksi ini diadakan di masing masing kecamatan. Pada Sabtu 21 November 2020 di Kecamatan Prambon, Balongbendo, Buduran, Prambon, serta Porong, dan pada 22 November 2020 digelar di Taman, Sukodono, Waru, Gedangan, dan kecamatan lainnya.

Dalam pelatihan ini, Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP Sidoarjo menerjunkan 22 anggotanya, serta diback-up BSPN PDI Perjuangan Jawa Timur.

“Kita tidak main-main dan sangat serius untuk memenangkan Pilkada tahun ini. Jangan sampai kita mengalami kecurangan lagi dalam pemungutan suara,” tegas Kepala BSPN DPC PDIP Sidoarjo, Heru Setyanto.

Sementara itu, untuk mengawal pasangan Cabup-Cawabup Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) di Pilkada Gresik, DPC PDIP setempat menyiapkan saksi untuk mengawal hasil pencoblosan baik di tempat pemungutan suara (TPS), saat penghitungan suara mulai di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik, Mujid Riduan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 4.908 saksi. Sebanyak 4.534 saksi nantinya akan mengawal 2.267 TPS yang tersebar di 356 desa dan kelurahan di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik.

“Jadi, masing-masing TPS kami terjunkan 2 saksi untuk mengawal proses coblosan agar tak terjadi kecurangan dan hasil perolehan suara Gus Yani-Bu Min,” terang Mujid Riduan.

Baca juga: Gus Yani-Bu Min Gratiskan BPJS Kesehatan Kelas 3 bagi Warga Gresik

Wakil Ketua DPRD Gresik ini sangat yakin saksi yang diterjunkan PDI Perjuangan akan efektif dalam mengawal perolehan suara Gus Yani-Bu Min pada coblosan 9 Desember 2020.

Dia juga sangat optimistis pasangan yang diusung PDI Perjuangan beserta 5 parpol koalisi yakni Golkar, Nasdem, Demokrat, PAN, dan PPP ini bakal memenangi Pilkada Gresik dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik. (goek)

rekening gotong royong