oleh

Kawal Coblosan, Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kerahkan Relawan

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira mengatakan, seluruh partai pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Syaiful Hidayat (Ahok- Djarot) akan mengerahkan relawan untuk mengawal pencoblosan pada 19 April 2017.

Para relawan nantinya ditugaskan untuk mendampingi dan mengadvokasi para pendukung pasangan Ahok- Djarot yang belum terdaftar dalam daftar oemilih tetap (DPT), namun memiliki KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) DKI Jakarta.

“Semua organisasi sayap partai dari berbagai elemen masyarakat lintas agama dan suku bergerak untuk mengonsolidasi dukungan untuk memastikan pendukung Ahok- Djarot pada 19 April datang ke TPS untuk memberikan suaranya demi memenangkan Ahok- Djarot,” kata Andreas, Sabtu (15/4/2017).

Selain itu, nantinya mereka juga akan mengawal proses penghitungan dan rekapitulasi suara dari tingkat kelurahan hingga provinsi. Hal itu dilakukan untuk memastikan agar tak ada pencurian dan penggelembungan suara.

“Konsolidasi semua elemen organisasi pertai pendukung Ahok – Djarot ini terutama untuk memastikan warga DKI yang mempunyai hak pilih untuk memilih dengan langsung, bebas dan rahasia,” kata dia.

Terpisah, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meyakini pasangan Ahok- Djarot akan memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hal itu disampaikan Hasto menanggapi survei LSI yang menempatkan pasangan Anies-Sandi dengan perolehan suara 51,4 persen dan Ahok- Djarot dengan perolehan suara 41,7 persen.

“Kalau dari hasil survei Denny JA, jujur ada persoalan terkait dengan hasil selama ini. Survei Denny JA lebih menggunakan momentum politik dibandingkan ukuran obyektif terkait dinamika yang ada dalam masyarakat itu sendiri,” ujar Hasto.

Dia menambahkan, hasi survei LSI tersebut berbeda dengan hasil survei internal PDI-P, yang justru menyatakan tren perolehan suara Ahok-Djrarot meningkat sedangkan Anies-Sandi menurun.

“Tanggal 19 April nanti kami justru meyakini bahwa pasangan calon Ahok- Djarot akan memenangkan Pilkada DKI putaran kedua sekurang-kurangnya dengan memiliki perolehan suara 52,4 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Cawagub Djarot Saiful Hidayat mengatakan debat terakhir yang digelar KPU DKI memperlihatkan siapa yang paling siap memimpin Jakarta. Djarot yakin masyarakat bisa menentukan sendiri pilihan yang paling baik.

“Warga sekarang sudah bisa melihat mana yang masih belajar, meraba-raba dan mana yang bisa langsung cepat untuk bekerja,” ujar Djarot saat di GOR Cengkareng, kemarin.

Djarot mengatakan Jakarta merupakan kota yang sangat sibuk. Semua pengambilan keputusan dan eksekusi pekerjaan di lapangan harus dilakukan dengan cepat.

Sehingga semua program bisa diselesaikan dengan cepat pula. “Harus segera ada kepastian dalam hal apapun juga terutama pelayanan publik,” ujar Djarot.

Sebagai petahana, imbuhnya, pasangan Ahok-Djarot bisa langsung mengerjakan semua pekerjaan itu. Djarot berharap bisa memenangkan pilkada agar pekerjaan bisa dilanjutkan. (goek)

rekening gotong royong