Rabu
13 Mei 2026 | 11 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kaum Difabel Dapat Kesempatan Bekerja di SKPD Kota Mojokerto

pdip-jatim-masud-yunus-walikota-mojokerto

MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus berharap para penyandang disabilitas atau difabel, bisa bermanfaat untuk lingkungan.

Dengan keterbatasannya, kata Mas’ud, diharapkan para penyandang disabilitas bisa melakukan aktifitas yang bermanfaat untuk dirinya maupun untuk orang lain.

Bahkan di Kota Mojokerto, sebut wali kota dari PDI Perjuangan ini, ada jaminan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan.

“Saya akan minta semua SKPD (satuan kerja perangkat daerah), jika ada kesempatan mengangkat penyandang disabilitas sebagai pegawai non-PNS,” kata Mas’ud Yunus, kemarin.

Wali kota yang juga Ketua Bamusi Kota Mojokerto ini mengapresiasi seolrang karyawati Pemkot Mojokerto penyandang disabilitas, Tita Rahayu. Tita merupakan pegawai kontrak di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Mojokerto.

Meski penyandang disabilitas, Tita mempunyai semangat kerja tinggi di kantornya sehingga orang nomor satu di Kota Mojokerto ini memberikan apresiasi. Menurutnya, Tita memiliki potensi yang luar biasa.

Pihaknya memberikan apresiasi karena Tita adalah seorang ibu penyandang disabilitas yang juga bekerja sebagai operator komputer, guru TPQ, guru les dan seorang yang dapat memberikan bimbingan menjahit.

“Kita harus memberikan suatu kesempatan dan dorongan kepada siapapun terutama pada kaum wanita, termasuk wanita penyandang disabilitas untuk diberi kesempatan melaksanakan hak dan kewajibannya baik di dalam tataran domesitik maupun tataran publik,” tuturnya.

Wali kota yang juga ulama ini menyebutkan, emansipasi menurut Islam yaitu wanita mempunyai hak untuk pendidikan yang setara dan melakukan pekerjaan yang setara.

Sebab, hal ini menunjukkan bahwa di dalam tataran publik, wanita itu punya hak yang sama dengan laki-laki. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...