Sabtu
05 April 2025 | 6 : 57

Kasus Covid-19 di Ngawi Turun tapi Level PPKM Naik, Koq Begitu?

pdip-jatim-bupati-ngawi-250821-ony-anwar-harsono

NGAWI – Kasus Covid-19 di Kabupaten Ngawi mengalami penurunan yang cukup signifikan sepekan terakhir ini. Selain itu, angka kematian dan transmisi rate juga turut mengalami penurunan.

Kendati demikian, status pemberlakukan PPKM di Ngawi saat ini malah naik menjadi level 4 yang sebelumnya sempat berada di level 3. Perubahan itu berlaku seiring perpanjangan PPKM dari pemerintah pusat per 24 Agustus 2021 kemarin.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat ditemui pdiperjuangan-jatim.com usai mengikuti rakor pemindahan pasien isoman ke fasilitas isoter di Polres Ngawi menjelaskan terkait hal tersebut. Mas Ony, panggilan Bupati Ngawi mengatakan status level PPKM di Ngawi mengikuti aglomerasi atau kewilayahan.

“Kita ikut aglomerasi Madiun Raya, kalau banyak wilayah yang masih level 4, kita meskipun turun kasusnya, zona kita Orange, secara level kita ikut aglomerasi,” jelas Mas Ony, Rabu (25/8/2021).

Sebelumnya, dilain kesempatan, Mas Ony juga pernah menyampaikan terkait status PPKM level 4 di Ngawi. Dikatakan Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu, pemberlakukan PPKM level 4 di Ngawi harus disepakati bersama. Mengingat tujuan dari kebijakan itu sebagai upaya untuk mengurangi mobilitas guna pencegahan penyebaran Covid-19.

“Untuk mengurangi mobilitas, arahan Menko Marves (Kemaritiman dan investasi) itu secara kewilayahan. Dalam rangka kewilayahan ini, aglomerasi yang dibutuhkan,” terang Mas Ony.

Berita Terkait: Bupati Ony Pastikan Rumah Sakit Tetap Siaga meski Kasus Covid-19 di Ngawi Menurun

Dijelaskan Mas Ony, ketika status PPKM tidak didasarkan pada aglomerasi, pelaksanaan aturan pembatasan tersebut tidak bisa berjalan maksimal. Mengingat dalam satu wilayah aglomerasi saling terhubung.

“Misalkan kalau ada satu wilayah yang statusnya beda, bisa dimungkinkan kegiatan PPKM ini tidak berjalan maksimal, karena masih ada yang leluasa, karena dalam satu wilayah ini, mobilitasnya masih berhubungan,” jelas Mas Ony. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Dampingi Kapolda Jatim, Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendampingi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, ...
LEGISLATIF

Said Abdullah: Pemerintah RI Perlu Dorong WTO Sehatkan Perdagangan Internasional

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI minta pemerintah segera mengambil langkah-langkah setelah Presiden ...
LEGISLATIF

Prihatin 2 Warga Jember Disinyalir Jadi Korban TPPO, Indi Naidha Tekankan Pentingnya Sosialisasi Soal Kerja di LN

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Jember Indi Naidha, SH menyatakan prihatin atas munculnya informasi dua ...
KRONIK

Soal Rencana Pertemuan Megawati dan Prabowo, Jubir PDI Perjuangan: Silaturahmi Tokoh Bangsa Ini Sangat Penting

BLITAR – Juru bicara (jubir) PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyebutkan, rencana pertemuan Ketua Umum (Ketum) PDI ...
HEADLINE

Tradisi Keluarga Jelang Puasa dan Pasca Lebaran, Megawati Nyekar Makam Ayahandanya, Bung Karno

BLITAR – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berziarah atau nyekar ke makam Presiden pertama Republik ...
KRONIK

Open House Bupati Banyuwangi, Sejumlah Teman Difabel Berbagi Inspirasi Kesuksesan

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar open house di Pendopo Sabha Swagatha, Kamis ...