Jumat
23 Oktober 2026 | 9 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasipah Minta Pemkab Sidoarjo Serius Tangani Banjir, 5 Desa di Tanggulangin Terendam

IMG-20250131-WA0022_copy_640x441

SIDOARJO – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Hj. Kasipah, A.Md, menilai pentingnya keseriusan Pemerintah Daerah dalam menangani permasalahan banjir di Sidoarjo. Meski telah ada perhatian dari pemerintah, penanganan banjir nyatanya belum maksimal.

Menurut Kasipah, banjir yang sudah berlangsung hampir empat tahun ini perlu perhatian serius dari pemerintah. Ia menyatakan bahwa meskipun telah ada perhatian dari pemerintah daerah, solusi yang diberikan belum maksimal.

“Saya berharap karena banjir sudah kurang lebih 4 tahun masih tetap sama. Dan walaupun sudah dapat perhatian dan bantuan dari Pemda saya rasa kurang maksimal. Paling tidak saya  berharap ada dukungan dr pemerintah daerah, bersama2  provinsi dan pusat jika ada permasalahan seperti ini saling bersinergi dan bila dirasa diperlukan sekiranya  dapat  melihat langsung kondisi warga,
Karena menurut saya ini tidak hanya berdampak pada psikologis, tapi juga kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi warga. Ini harus dipikirkan secara serius,” ungkap legislator PDI Perjuangan Sidoarjo, Jumat, (31/1/2025).

Lebih lanjut, Kasipah menyoroti masalah berkelanjutan yang dihadapi warga setiap tahun akibat banjir. Ia menekankan pentingnya adanya solusi jangka panjang yang dapat mencegah banjir datang kembali di masa mendatang.

“Kan enggak mungkin setiap tahun  kondisinya  seperti saat  ini. Saya yakin masyarakat akan jenuh dihadapkan dg masalah yang  sama setiap tahunnya.

Kasipah juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak banjir terhadap sektor pendidikan dan kesehatan warga.

“Yang paling merasakan dampaknya bukan hanya anak-anak tapi para lansia juga . Harusnya ini menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Kasipah berharap agar pemerintah tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga duduk bersama untuk mencari solusi konkret yang dapat mengatasi banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Harapannya lintas sektor bisa saling  bersinergi untuk mencari solusinya.

Hingga saat ini, di kawasan Tanggulangin, terdapat sekitar lima desa yang terdampak banjir, di antaranya Desa Kedungbanteng, Banjar Asri, Banjar Panji, Kalidawir, dan Gempolsari.

Di Desa Kedungbanteng sendiri, tercatat  ada 162 jiwa dari 359 warga yang masih mengungsi akibat kondisi yang belum membaik. (hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...