NGAWI – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono Kanang menerima kunjungan silaturahmi sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan, di rumahnya, Jl Hasanudin Ngawi, Kamis (26/3/2026).
Dalam suasana hangat khas Lebaran, para kader banteng halalbihalal, saling memaafkan. Pertemuan tersebut juga diisi diskusi santai mengenai dinamika global dan nasional yang mulai berdampak pada kehidupan masyarakat.
Dampak Situasi Global
Budi Sulistyono menekankan bahwa situasi global, terutama terkait krisis energi dan fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM), tidak bisa dianggap sepele karena efeknya langsung dirasakan hingga ke daerah.
“Dampak global itu nyata. Ketika harga energi naik, efeknya berantai. Transportasi naik, bahan pokok ikut naik, dan yang paling terdampak adalah rakyat kecil. Karena itu partai harus peka membaca situasi,” ujarnya.
Anggota DPR RI tersebut mengingatkan pentingnya kehadiran kader di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi ekonomi yang menantang.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan warga menjadi kunci untuk memahami kebutuhan riil di lapangan.
“Jangan sampai partai justru jauh dari rakyat ketika mereka sedang tertekan. Kader harus turun, mendengar langsung, dan memastikan keberpihakan tetap terjaga,” tegasnya.
Selain itu, Kanang yang juga menjabat Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menekankan pentingnya soliditas internal partai agar tetap kuat menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa, menyambut pesan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menerjemahkan arahan itu dalam kerja nyata di tengah masyarakat.
Menurutnya, momentum halalbihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada rakyat.
“Kami menangkap jelas pesan yang disampaikan. Dalam kondisi seperti sekarang, partai harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/3/2026)

Memperkuat Konsolidasi Akar Rumput
Diana menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput serta mendorong kader untuk aktif menyerap aspirasi masyarakat.
“Kedekatan dengan rakyat bukan sekadar slogan, tapi harus diwujudkan dalam kerja sehari-hari. Kita harus lebih sering turun, mendengar, dan hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Melalui momentum halalbihalal ini, DPC menegaskan komitmennya untuk tetap solid sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika yang berkembang.
“Partai ini besar karena rakyat. Maka dalam kondisi apa pun, kita tidak boleh jauh dari rakyat,” pungkas Diana. (amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












