Jumat
17 April 2026 | 5 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: PPKM di Level Kampung, Desa, RW dan RT Itu Penting!

pdip-jatim-jokowi-040221-1

JAKARTA – Presiden Joko Widodo membahas efektivitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan lima gubernur untuk, Rabu (3/2/2021). 

Kelima gubernur itu, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Bali Wayan Koster. 

Dalam pertemuan itu, Jokowi menekankan dua hal yang disebutnya masih kurang dalam pelaksanaan PPKM. Pertama, pemerintah ingin memperkuat kegiatan yang ada di lapangan. 

“Sehingga saya sampaikan PPKM di level mikro, yakni di level kampung, desa, RW dan RT itu penting,” tegas Jokowi, dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021). 

“Itu kuncinya di situ, di lapangan yang harus dikerjakan. Kemudian yang kedua yang tidak kalah pentingnya dari sisi pemerintahan itu testing, tracing dan treatment (3T),” tambah dia. 

Artinya, lanjut Jokowi, apabila pemeriksaan sudah dilakukan dan diketahui hasilnya positif, maka harus dilakukan pelacakan orang yang pernah berkontak dengan pasien positif tadi. 

Paling tidak kepada 30 orang yang kontak dengan orang ini harus dilacak. Jika sudah ketemu, maka harus segera dilakukan isolasi. 

“Saya tekankan lagi. Pertama, lapangan diperkuat. Kemudian 3T juga diperkuat lagi,” tegas Jokowi. “Tapi juga jangan lupa mengingatkan mengenai 3M pada masyarakat. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak ini penting,” imbuhnya. 

Sementara itu, terkait pelaksanaan vaksinasi massal seperti yang digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta kemarin, akan dilakukan lagi. Menurutnya vaksinasi massal bisa mempercepat proses vaksinasi secara nasional. 

“Nanti akan juga kita lakukan seperti yang hari ini dilakukan di Gelora Senayan (GBK) dalam jumlah yang massal sehingga mempercepat proses vaksinasi (secara nasional),” jelas Jokowi. 

Saat ini, sebutnya, proses vaksinasi Covid-19 tahap pertama berjalan baik. Namun, dia mengakui pelaksanaannya masih digelar di rumah sakit dan puskesmas. 

Hingga saat ini, setidaknya ada 700.266 tenaga kesehatan (nakes) yang sudah di-vaksin Covid-19. Angka tersebut baru sekitar 45 persen dari total nakes di Tanah Air yang jumlahnya mencapai 1,5 juta jiwa. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...