Minggu
08 Maret 2026 | 11 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: PPKM di Level Kampung, Desa, RW dan RT Itu Penting!

pdip-jatim-jokowi-040221-1

JAKARTA – Presiden Joko Widodo membahas efektivitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan lima gubernur untuk, Rabu (3/2/2021). 

Kelima gubernur itu, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Bali Wayan Koster. 

Dalam pertemuan itu, Jokowi menekankan dua hal yang disebutnya masih kurang dalam pelaksanaan PPKM. Pertama, pemerintah ingin memperkuat kegiatan yang ada di lapangan. 

“Sehingga saya sampaikan PPKM di level mikro, yakni di level kampung, desa, RW dan RT itu penting,” tegas Jokowi, dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021). 

“Itu kuncinya di situ, di lapangan yang harus dikerjakan. Kemudian yang kedua yang tidak kalah pentingnya dari sisi pemerintahan itu testing, tracing dan treatment (3T),” tambah dia. 

Artinya, lanjut Jokowi, apabila pemeriksaan sudah dilakukan dan diketahui hasilnya positif, maka harus dilakukan pelacakan orang yang pernah berkontak dengan pasien positif tadi. 

Paling tidak kepada 30 orang yang kontak dengan orang ini harus dilacak. Jika sudah ketemu, maka harus segera dilakukan isolasi. 

“Saya tekankan lagi. Pertama, lapangan diperkuat. Kemudian 3T juga diperkuat lagi,” tegas Jokowi. “Tapi juga jangan lupa mengingatkan mengenai 3M pada masyarakat. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak ini penting,” imbuhnya. 

Sementara itu, terkait pelaksanaan vaksinasi massal seperti yang digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta kemarin, akan dilakukan lagi. Menurutnya vaksinasi massal bisa mempercepat proses vaksinasi secara nasional. 

“Nanti akan juga kita lakukan seperti yang hari ini dilakukan di Gelora Senayan (GBK) dalam jumlah yang massal sehingga mempercepat proses vaksinasi (secara nasional),” jelas Jokowi. 

Saat ini, sebutnya, proses vaksinasi Covid-19 tahap pertama berjalan baik. Namun, dia mengakui pelaksanaannya masih digelar di rumah sakit dan puskesmas. 

Hingga saat ini, setidaknya ada 700.266 tenaga kesehatan (nakes) yang sudah di-vaksin Covid-19. Angka tersebut baru sekitar 45 persen dari total nakes di Tanah Air yang jumlahnya mencapai 1,5 juta jiwa. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Seleksi Pemain Banteng Jatim FC U-17 di Kanjuruhan Diawali Tabur Bunga untuk Korban Tragedi 2022

MALANG — Seleksi pemain muda Banteng Jatim FC U-17 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2026), ...
KRONIK

Kunjungi Kantor DPC PDIP Kota Madiun, Sadarestuwati Ingatkan Soliditas dan Kedisiplinan Kader

MADIUN – Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan Sadarestuwati mengunjungi Kantor DPC PDIP Kota ...
LEGISLATIF

Fatatoh Apresiasi Seleksi Banteng Jatim U-17, Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Blitar

BLITAR — Gelaran Open Selection Banteng Jatim FC U-17 yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Stadion ...
SEMENTARA ITU...

Di Ujung Senja Ramadan, BELDEX Pioneer Tebar Kebaikan di Jalan Semarang

SURABAYA — Senja mulai turun di kawasan Jalan Semarang, Bubutan, Surabaya, Minggu (8/3/2026). Lalu lintas masih ...
KABAR CABANG

PAC Kecamatan Ngantru Salurkan Paket Sembako dari DPD PDI Perjuangan Jatim

TULUNGAGUNG – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, menggelar buka ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Warga Kediri Reaktivasi KIS yang Tidak Aktif Melalui Kelurahan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri dari Komisi B, Yuzar Rasyid, mendorong warga pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) ...