Sabtu
24 Oktober 2026 | 6 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Minta Penggelaran Pasukan TNI Tak Lagi Jawasentris

pdip-jatim-jokowi-di-markas-kopassus

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta agar gelar pasukan TNI memperhatikan perubahan paradigma pembangunan nasional yang tidak lagi bersifat Jawasentris, tapi harus Indonesiasentris.

Jokowi berpendapat, sebagai negara kepulauan dengan rentang geografis luas, penempatan gelar pasukan TNI, khususnya di titik paling utara sebelah timur, di titik utara sebelah barat, serta di titik selatan bagian timur dan barat, dirasa masih kurang.

Padahal, titik-titik tersebut bukan hanya wilayah terluar dan terdepan dari NKRI, tapi juga wilayah-wilayah yang sangat potensial untuk tumbuh menjadi pusat-pusat penggerak dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam dua tahun terakhir, sebut Jokowi, percepatan pembangunan fokus untuk wilayah pinggiran, membangun kawasan timur, kawasan perbatasan dan pulau-pulau terdepan Indonesia.

“Kita juga ingin pembangunan dilakukan lebih merata, sehingga mengatasi kesenjangan antar wilayah, terutama kawasan barat dengan kawasan timur Indonesia,” kata Jokowi, dalam rapat terbatas di Istana Merdeka Jakarta, kemarin.

Dia meyakini, dengan pemerataan pembangunan antar wilayah, maka daerah-daerah di wilayah pinggiran, seperti Kepulauan Natuna di bagian barat, Kepulauan Miangas di utara, Biak-Merauke di sebelah timur, sampai Pulau Rote dan sekitarnya di sebelah selatan, akan tumbuh menjadi sentra-sentra ekonomi baru, sentra-sentra pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, Jokowi menekankan, agar TNI lebih siap dalam menghadapi corak peperangan masa depan di tengah kondisi geografis khas negara Indonesia sebagai negara kepulauan.

Presiden juga menekankan, agar rakyat di pinggiran merasakan kehadiran negara, sehingga mereka merasa semakin bermartabat, serta semakin bangga menjadi warga Indonesia.

Terkait itu, Jokowi memberikan waktu satu bulan kepada Panglima TNI untuk melakukan pendalaman dan memantapkan konsep gelar pasukan TNI. Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, ini adalah hal yang strategis, baik untuk kepentingan pertahanan jangka panjang.

Menurutnya, presiden memberikan atensi penuh agar konsep gelar pasukan TNI memperhatikan perubahan paradigma pembangunan nasional yang tidak lagi bersifat Jawasentris, tapi harus Indonesiasentris itu, bisa diwujudkan dalam era pemerintahan sekarang ini.

“Negara yang seluas ini, tidak bisa dijaga hanya dari Jawa. Perlu ada tempat-tempat yang kemudian memperkuat, dan sekaligus juga ada semacam untuk menjaga kebhinnekaan,” jelas mantan Sekjen PDI Perjuangan ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Erma Beri Bantuan Gerobak dan Pendampingan pada UMKM Desa Tulungrejo

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, memberikan bantuan gerobak dan pendampingan ...
KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...