Minggu
18 Oktober 2026 | 10 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: KMP Bukan Penghambat Besar

Jokowi-NU Jember

Jokowi-NU JemberJAKARTA – Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan, Koalisi Merah Putih yang saat ini menguasai parlemen bukan penghambat besar dalam menjalankan program-program prioritasnya ke depan. Sebab, dia yakin program-programnya yang akan dijalankan bersama wapres terpilih Jusuf Kalla, akan didukung akyat.

“Pemerintahan baru di bawah Jokowi-JK optimistis pengelolaan negara tetap akan berjalan baik. Jadi jangan ada yang ragu,” tandas Jokowi di Balaikota Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Jokowi mengakui adanya kemungkinan timbul masalah ketika harus berhadapan dengan DPR yang dikuasai Koalisi Merah Putih. Namun dia tetap yakin dapat mengatasi permasalahan tersebut.

“Paling pengesahan anggarannya saja yang lama. Itu ndak masalah. Ya, seperti di Jakarta saja. Kita hanya 11 persen di parlemen (DPRD DKI), tapi ndak ada sesuatu yang masalah,” ujarnya.

Dia menjamin bahwa keriuhan politik dengan lawan-lawannya tidak berimbas pada dunia investasi, terutama soal persepsi dunia usaha terhadap pemerintahan. Jokowi memastikan bahwa akan ada kebijakan pengaman yang dilakukan untuk mengantisipasi efek negatif dari manuver politik kubu KMP.

Kuncinya, jelas Jokowi, pemerintahannya akan melaksanakan program-program pro rakyat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah meningkat. Kalau itu yang dilakukan, tambah Jokowi, siapapun yang berusaha menghalangi program itu akan mendapatkan sorotan publik.

Hal itu sudah dia lakukan ketika menjadi Wali Kota Solo, dan Gubernur Jakarta. “Asalkan program itu untuk rakyat, ndak akan ada masalah. Di situ saja prinsipnya. Masa program baik untuk rakyat ditolak? Logikanya ndak ada seperti itu,” katanya.

Kepada wartawan, Jokowi juga menyatakan, saat ini pihaknya sudah menutup peluang partai politik lain yang ingin bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat. Kesempatan yang pernah ditawarkan ke parpol di luar Koalisi Indonesia Hebat itu dinyatakan sudah kedaluwarsa.

“Pintu koalisi hari ini saya tutup. Tutup dulu biar nggak capek, besok-besok dibuka lagi,” kata Jokowi.

Ke depan sampai pelantikan Presiden-Wapres RI 2014-2019 pada 20Oktober, Jokowi akan memanfaatkannya untuk mematangkan sistem pemerintahannya.Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir pikirannya terfokus pada persoalan koalisi partai.

Dia juga merasa tidak kecewa jika tidak ada partai lagi yang bergabung dengan koalisi Indonesia Hebat. Selain itu, Jokowi tidak khawatir jika koalisi masih tetap seperti sekarang, yakni PDI Perjuangan, NasDem, PKB, Hanura, dan PKPI. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...
KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...
LEGISLATIF

Warga Durenan Titip Aspirasi Irigasi dan Antisipasi Banjir kepada Deni Wicaksono

TRENGGALEK – Perbaikan irigasi, antisipasi banjir, dan peningkatan produktivitas panen menjadi aspirasi warga ...
KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...