Minggu
06 April 2025 | 12 : 38

Jokowi Divaksin Pertama, Untari: Agar Rakyat Tak Khawatir

pdip-jatim-untari-130121

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, kesediaan Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 Sinovac membuktikan pemerintah serius dalam upaya membentengi masyarakat Indonesia dari virus Corona.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menjadi pihak pertama yang menerima suntikan dosis vaksin Covid-19 perdana pada Rabu, 13 Januari 2021, di Istana Merdeka, Jakarta.

“Apa yang dilakukan Pak Presiden dengan divaksin duluan itu sebagai rasa tanggung jawab kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak perlu khawatir dengan vaksin ini,” kata Untari, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid di Jatim, Kusnadi Siap jadi Orang Pertama

Terlebih, imbuh Untari, vaksin Sinovac telah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan dinyatakan halal serta suci oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

“Perdebatan terkait vaksin juga sudah dijawab oleh maklumat IDI. Saya kira itu bisa menjadi rujukan bagi masyarakat bahwa sebenarnya pemerintah serius untuk menyembuhkan masyarakatnya,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini.

Terkait masih adanya perbedaan pendapat tentang vaksinasi Covid-19, Untari menilai sebagai hal yang wajar.

“Tapi mari kita bersama-sama menyambut baik dan positif bagaimana Presiden bertanggung jawab kepada rakyatnya terkait vaksinasi ini,” katanya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat tetap menjaga dan meningkatkan imun dengan cara mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi serta disiplin menjalankan 3M, yakni mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan jaga jarak.

Sekedar informasi, di Jawa Timur, vaksinasi Covid-19 akan mulai dilakukan pada Kamis (14/1/2021). Vaksin akan diberikan terlebih dahulu bagi tenaga kesehatan (nakes) yang cukup rentan terpapar Covid-19.

Tiga daerah yang menjadi sasaran tahap pertama yakni wilayah Surabaya Raya mencakup Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Penentuan wilayah yang diprioritaskan untuk menerima vaksin itu sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan.

“Kita menyambut positif upaya pemerintah ini dan kemudian akan diupayakan untuk bisa divaksin bagi mereka-mereka yang ada di bidang kesehatan dulu dan sudah dicoba oleh Pak Jokowi, kalau vaksinnya tidak bagus kan pasti beliau ada efek ya. Jadi saya kira itu bisa dimulai di Jawa Timur,” tandas Untari. (dhani)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Pengurus DPC Magetan Unjung-unjung Lebaran ke Sejumlah Sesepuh Partai

MAGETAN – Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan berkunjung ke rumah sejumlah senior dan sesepuh Banteng. ...
KRONIK

Bupati Ipuk Dampingi Kapolda Jatim, Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendampingi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, ...
LEGISLATIF

Said Abdullah: Pemerintah RI Perlu Dorong WTO Sehatkan Perdagangan Internasional

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI minta pemerintah segera mengambil langkah-langkah setelah Presiden ...
LEGISLATIF

Prihatin 2 Warga Jember Disinyalir Jadi Korban TPPO, Indi Naidha Tekankan Pentingnya Sosialisasi Soal Kerja di LN

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Jember Indi Naidha, SH menyatakan prihatin atas munculnya informasi dua ...
KRONIK

Soal Rencana Pertemuan Megawati dan Prabowo, Jubir PDI Perjuangan: Silaturahmi Tokoh Bangsa Ini Sangat Penting

BLITAR – Juru bicara (jubir) PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyebutkan, rencana pertemuan Ketua Umum (Ketum) PDI ...
HEADLINE

Tradisi Keluarga Jelang Puasa dan Pasca Lebaran, Megawati Nyekar Makam Ayahandanya, Bung Karno

BLITAR – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berziarah atau nyekar ke makam Presiden pertama Republik ...