Rabu
10 Juni 2026 | 6 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jika Menerima Ketidakadilan, Agustin Ajak Masyarakat Berani Bersuara

pdip-jatim-221024-poliana-wasbang-1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Agustin Poliana minta masyarakat memiliki keberanian berpendapat tiap kali menerima tindakan yang sewenang-wenang. Baik dari masyarakat, penegak hukum, ataupun pemerintahan.

Ajakan itu dia lontarkan saat menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Mercure Grand Mirama Hotel, Surabaya, Minggu (23/10/2022).

Acara bertajuk ‘Persatuan Bangsa Dalam Dasar-Dasar Pancasila Mempunyai Sikap Membela Keadilan dan Kebenaran di Masyarakat’ itu diikuti warga Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.

“Kita sebagai sesama warga negara harus saling menguatkan, berani menyatakan benar jika benar, pun sebaliknya. Kita dorong masyarakat yang tertindak untuk berani bersuara, dan mendapatkan perlindungan tiap kali benar namun disalahkan,” tandas Agustin.

Politisi senior PDI Perjuangan tersebut itu pun kembali mengungkapkan pentingnya memahami Pancasila, salah satunya untuk mempertebal rasa saling menghargai dan toleransi terhadap sesama masyarakat.

Sebagai mahluk sosial, tutur Agustin Poliana, sudah seyogianya masyarakat saling tolong menolong tanpa membedakan kelas sosial.

Dia juga menyampaikan, dari kasus pengalaman yang ada, sering kali ditemui adanya kurang keberpihakan dalam hal keadilan, umumnya dirasakan masyarakat kecil.

“Ketidakadilan yang mereka terima, bukan hanya dari pemerintah, saja tetapi dari tetangga kanan kirinya tidak jarang juga melakukan hal serupa,” sebutnya.

Politisi yang akrab disapa Titin ini menambahkan, makna dari keadilan tidak sebatas menerima perlakuan yang sama. Namun yang sesuatu diterima harus sama rata dan rasa.

“Sering kali masyarakat kecil tidak mendapat perlakuan yang sama di depan hukum, ataupun tidak merasa menerima kebijakan yang tepat sasaran dari pemerintah. Oleh karenanya, negara lewat masyarakat harus mampu mewujudkan keadilan dari lingkungan tetangga sekitar rumah,” tutur dia.

Di depan 100 lebih peserta sosialisasi, mantan legislator DPRD Kota Surabaya 4 periode ini berpesan kepada peserta agar meletakkan keadilan kepada siapapun di atas kepentingan pribadi.

“Masyarakat jangan sembarang memvonis, intisari gotong-royong dari Pancasila, mengharuskan kita bersatu dengan masyarakat membangun negeri. Jadi jangan mudah memvonis, tetapi telaah dulu persoalan yang ada tanpa melihat posisi atau porsi yang dimiliki. Menjadi makhluk sosial kita harus saling menguatkan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...
LEGISLATIF

Candra Ary Fianto: Promosi Potensi Jember Jangan Sampai Membebani ASN

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mendukung promosi potensi daerah melalui media sosial, namun meminta ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Rentetan Kasus Kriminal di Surabaya Harus Jadi Alarm Serius bagi Semua Pihak

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno menyoroti maraknya kasus kriminal di Kota Pahlawan. Ia meminta ...