Rabu
13 Mei 2026 | 1 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Inisiatif Warga dalam Pengendalian Covid-19 Seperti Ini yang Diapresiasi WS

pdip-jatim-ws-sememi-1

SURABAYA  – Penanganan pandemi di Kota Surabaya terbukti juga turut mendapatkan dukungan aktif yang luar biasa dari masyarakat akar rumput. Salah satunya Kampung Tangguh di wilayah Sememi.

Sukairi, salah satu pengurus Kampung Tangguh di wilayah Sememi, mengungkapkan jika warga di sana memiliki beberapa langkah strategis untuk menekan laju penyebaran pandemi.

“Salah satunya, kami menerapkan one gate system di kampung kami,” katanya.

“Dengan penerapan ini, keluar masuk orang ke kampung kami lebih mudah dimonitor. Suhu tubuh mereka pun selalu kami cek dengan detail. Sebelum masuk pun kami ajak untuk mencuci tangan,” tambah Sukairi.

Warga, lanjutnya, juga aktif membantu para pengurus Kampung Tangguh dalam bekerja. “Meski dananya swadaya, tapi semua aktif membantu. Kami bersinergi dengan karang taruna untuk sebagai salah satu contoh,” jelas Sukairi.

“Mereka Karang Taruna ini membantu untuk terjun langsung agar masyarakat rajin memakai masker dan tidak lupa cuci tangan. Anak-anak muda ini pun turut serta memastikan setiap hajatan yang digelar warga di sini menjalankan protokol kesehatan,” tambah dia.

Langkah warga Sememi ini pun mendapatkan apresiasi dari Pemkot Surabaya. Dalam kunjungannya ke wilayah ini kemarin, Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana mengaku salut terhadap inisiatif warga.

“Luar biasa idenya. Semua diajak untuk tertib protokol kesehatan. Nah Kalau sama-sama patuh begini pandemi bisa cepat pergi,” ungkap Whisnu.

“Kalau semua kampung tangguh seperti ini, maka saya optimis bisa mempercepat selesainya pandemi di Surabaya,” tambah politisi yang akrab disapa WS ini.

Lebih lanjut, Whisnu juga memastikan memberikan atensi khusus terkait kondisi ekonomi Kampung Tangguh. “Kampung tangguh dibentuk swadaya. Makanya saya usulkan ke Bu Wali ada dana stimulan 10 juta dan sudah disetujui,” katanya.

“Janjinya Pak Sekda awalnya janji minggu ini turun, tapi ada problem administrasi. Kami usahakan sebelum akhir bulan bisa turun. Dana itu nanti bisa untuk operasional kampung tangguh, membentuk dapur umum,” ujar kandidat Cawali dalam Pilkada Surabaya 2020 ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Kurangi Undangan Reses dari 250 Jadi 200 Orang per Titik

DPRD Surabaya mengurangi jumlah undangan reses dari 250 menjadi 200 orang per titik demi efektivitas dan efisiensi ...