oleh

Ini, Program 100 Hari Eri-Armuji

-Berita Terkini, Pemilu-41 kali dibaca

SURABAYA – Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi telah menyiapkan program 100 hari setelah dirinya bersama Cawawali terpilih Armuji resmi dilantik nanti. Eri terutama ingin memastikan bahwa roda perekonomian masyarakat Surabaya terus bergerak di tengah pandemi Covid-19.

Mantan Kepala Bappeko Kota Surabaya ini juga berupaya menekan angka pengangguran di Kota Pahlawan. “Pada waktu kampanye selalu kami katakan, bagaimana kami membuat ekonomi bergerak. Bagaimana pengangguran bisa berkurang,” kata Eri, Jumat (19/2/2021).

Untuk mengurangi pengangguran, Eri ingin setiap tenaga yang bekerja bagi perusahaan-perusahaan di Surabaya, adalah mereka yang merupakan warga-warga Kota Pahlawan sendiri.

“Berarti apa? Ya kalau kita punya tenaga kontrak ya harus Wong Suroboyo sing (Orang Surabaya yang) muncul disini,” ucap dia.

Dia juga ingin agar agar produk-produk hasil kerajinan dan olahan usaha mikro kecil menengan (UMKM) Surabaya menjadi tuan rumah dan kebanggaan di daerahnya sendiri.

“Bagaimana kita menggunakan baju batiknya, itu adalah harus produk-produk UMKM-nya Kota Surabaya . Kalau kita sebagai pemerintah, kami sebagai seorang pemimpin memberikan contoh itu,” ujarnya.

Untuk menangani pandemi, Eri juga akan mengoptimalkan penanganan di tingkat RW. Untuk itu pihaknya berencana akan menganggarkan insentif bagi para kader yang bertugas.

“Kami konsepkan bagaimana dalam satu RW itu, sudah ada yang bertanggung jawab penuh. Maka itu kita sampaikan, insya Allah ada yang namanya kader-kader, yang kita juga rencanakan anggarkan,” ungkap Eri.

Dia juga berencana melakukan penataan ulang fokus sejumlah anggaran Pemkot Surabaya untuk mengoptimalkan rencana penanganan Covid-19 di tingkat RW.

“Insya Allah anggaran sudah disiapkan, pada waktu kemarin teman-teman [Pemkot Surabaya] juga masif. Itu nanti kemungkinan ada yang belum pas gitu, kita akan refocusing,” ucap dia.

Kader baru PDI Perjuangan ini pun memohon doa restu dan kesediaan semua pihak agar program 100 harinya, dan persoalan pandemi Covid-19 bisa segera teratasi di Surabaya.

“Saya minta doa nanti dalam 100 hari bekerja masyarakat bisa mengawal saya dan Pak Armuji. Manusia tidak ada yang sempurna, ketika kami salah tolong diingatkan, ketika kami ada kurang tolong sampaikan, karena semua yang terbaik untuk masyarakat Kota Surabaya, bukan untuk kami berdua,” kata Eri.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menetapkan pasangan Eri Cahyadi-Armuji sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Terpilih pada Pilkada Surabaya 2020.

Hal itu diumumkan secara resmi di Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih dalam Pilkada Surabaya 2020, Jumat (9/12/2021) sore. (goek)