oleh

“Ini Mbak Puti Cucunya Presiden Soekarno. Jangan Lupa Ya…”

-Berita Terkini-10 kali dibaca

SUMENEP – Pelataran Pondok Pesantren Darut Thoyyibah Desa Legung Timur Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep penuh sesak oleh ribuan ibu-ibu wali santri, Sabtu (31/3/2018) selepas duhur.

Mereka menyambut kedatangan calon wakil gubernur nomor 2 Puti Guntur Soekarno.

Sebelum masuk ke pelataran, Puti dan rombongan disambut para santri putri yang berjajar di sepanjang jalan masuk. Mereka melambai-lambaikan bendera merah putih.

Pengasuh ponpes Hj Thoyyibah Baidowi menyambut hangat kedatangan cucu dari Bung Karno tersebut. Dia mengenalkan Mbak Puti kepada ribuan ibu-ibu tersebut.

“Ini Mbak Puti Guntur Soekarno. Cucunya Bapak Presiden Soekarno yang berjuang dan menderita karena memerdekakan bangsa Indonesia. Jangan lupa ya ibu-ibu,” katanya dalam bahasa Madura.

Dalam kesempatan itu Hj Thoyyibah Baidowi berharap jika kelak Gus Ipul dan Mbak Puti terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jatim untuk memperhatikan tiga hal.

Satu, terkait maraknya keberadaan panitia pembangunan masjid yang meminta sedekah kepada pengguna jalan raya.

“Mohon nanti ada perhatian untuk pembangunan masjid. Agar tidak ada lagi yang meminta sedekah di jalan raya. Itu juga membahayakan keselamatan mereka sendiri,” katanya.

Kedua dan ketiga, lanjut Thoyyibah  Baidowi, agar Mbak Puti memperhatikan kesejahteraan guru honorer dan guru ngaji. “Guru honorer gajinya cuma seratus ribu. Untuk guru ngaji susah mendapat pekerjaan. Mohon ini diperhatikan Mbak Puti,” katanya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Hj Thoyyibah Baidowi mengajak ibu-ibu untuk bersama-sama menyanyi. Yang syairnya: cintai Puti, sayangi Puti, mengerti Puti, sampai mati.

Sementara Puti Guntur Soekarno dalam sambutannya mengatakan, dirinya yang berpasangan dengan Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) telah merumuskan sejumlah program untuk peningkatan kualitas pendidikan.

Di antaranya menaikkan operasional madrasah diniyah termasuk peningkatan kesejahteraan ustad dan ustadzah. “Untuk sekolah tingkat atas, kami akan menggratiskannya,” kata Puti. (her)

rekening gotong royong