Kamis
11 Juni 2026 | 7 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Industri Kecil-Menengah Berkembang Pesat, Ngawi Raih Penghargaan

pdip jatim - kanang

pdip jatim - kanangNGAWI – Berbagai terobosan Bupati Ngawi Budi Sulistyono pada Industri Kecil Industri Menengah (IKIM) berbuah penghargaan Upakarti Jasa Kepedulian Bidang IKIM dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Penghargaan itu diserahkan Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, Rabu (15/10/2014) pagi kemarin.

Penghargaan ini diberikan karena usaha IKIM di Ngawi berkembang cukup pesat selama kepemimpinan Kanang, sapaan akrab Budi Sulistyono. “Ujung tombaknya adalah warga usia produktif yang dibekali keterampilan produk bernilai jual. Saya ingin IKIM menjadi tulang punggung ekonomi rakyat,” jelas Kanang.

Keseriusan Kanang membina IKIM ditunjukkan dengan besarnya anggaran yang dialokasikan setiap tahun. Langkah ini diikuti dengan penggalian potensi industri lokal dan pembinaan pemasarannya. Kanang menyebut, selama tiga tahun terakhir jumlah IKIM di Ngawi telah menembus angka 17.000 lebih dan menyerap tenaga kerja sekitar 26.000 pekerja.

Dia mencontohkan produk teh yang saat ini merajai pasaran. “Industri batik juga tumbuh baik. Baik itu batik jumput, tulis, maupun kontemporer. Produk batik Ngawi sudah masuk pasaran nasional. Tidak hanya jualan kain tapi juga produk fashion bernilai jual tinggi,” papar pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi tersebut.

Komitmen Kanang mendukung pertumbuhan IKIM juga dilakukan dengan mengeluarkan regulasi berupa peraturan daerah nomor 22/2012 tentang Perlindungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Selain itu, berbagai produk unggulan hasil IKIM Kabupaten Ngawi juga akan diperkenalkan melalui Exchange Center (EC) di Tianjin, China. Exchange Center atau EC ini merupakan bagian dari kerjasama Pemprov Jatim dengan otoritas Kota Tianjin, China. Exchange Center di Tianjin akan memudahkan promosi dan perdagangan produk Jawa Timur, khususnya dari Kabupaten Ngawi ke China. Di antaranya, mereka yang bergerak dalam usaha kerajinan Batik, Ukiran, Kayu, makanan olahan seperti keripik, dan Produk Unggulan lainnya asal Kabupaten Ngawi.

Jasper Ho, Senior Advisor EC Tianjin, China menjelaskan bahwa bahwa Tianjin merupakan kota industri besar di China yang bisa menjadi pintu bagi produk ekspor dari Indonesia. Khususnya dari Provinsi Jawa Timur dan lebih khusus lagi dari Kabupaten Ngawi yang saat ini mulai disosialisasikan agar bisa meraih peluang pasar di sana.

Jasper Ho juga melihat langsung dan melakukan survey, bagaimana produk-produk dari Kabupaten Ngawi yang bisa dipromosikan di negeri tirai bambu tersebut. Secara keseluruhan, ia mengatakan bahwa bahwa produk dari Kabupaten Ngawi berpotensi untuk di ekspor ke China. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...