Selasa
13 Oktober 2026 | 1 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Imlekan Bareng Banteng, Wujud PDI Perjuangan Rumah Kebangsaan Semua Warga

pdip-jatim-imlekan-banteng-hasto

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, acara Imlekan Bareng Banteng merupakan wujud PDI Perjuangan sebagai rumah kebangsaan dari semua warga negara. 

Menurutnya, perayaan Imlek adalah wujud nyata keseriusan partai pemenang pemilu ini dalam merawat kebhinekaan.

“Ya inilah PDI Perjuangan sebagai rumah kebangsaan Indonesia Raya. Kami selalu diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri bagaimana harus selalu menggelorakan semangat kebangsaan, semangat Indonesia untuk semua,” kata Hasto. 

Hal itu dia sampaikan ketika berbicara di perayaan Imlek 2021 yang digelar DPP PDI Perjuangan dengan tema ‘Imlekan Bareng Banteng’, Jumat (12/2/2021). Acara itu ditayangkan secara langsung di channel resmi PDI Perjuangan @pdiperjuangan.

“Karena itulah imlek, kita bisa melihat bagaimana Indonesia dibangun oleh semuanya dengan cara gotong royong termasuk juga kelompok Tionghoa,” sambung Hasto, yang di acara itu berbincang bersama Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Hamka Haq.

Hasto menambahkan, kebudayaan membentuk jati diri Indonesia sebagai bangsa. Beragam suku agama telah membentuk identitas nasional. 

Dia mencontohkan pebulutangkis Rudi Hartono yang berdarah Tionghoa telah menjadi idolanya sejak kecil. Hasto meyakini semangat Rudi Hartono saat itu adalah bagaimana merah putih berkibar, tak ada bicara soal warna kulitnya atau genetik dirinya.

Hal itu pulalah, sebut Hasto, yang menjadi landasan PDI Perjuangan dalam politik. Untuk pilkada hingga pemilu legislatif, yang dilihat adalah kualitas kepemimpinan, ideologi Pancasila, leadership, manajemen, hingga kemampuan mengatasi masalah.

“Kalau tadi kita lihat ada Pak Rudianto Tjen, ada Pak Darmadi, ada Pak Charles Honoris, semuanya bergabung karena satu identitas sebagai satu warga negara Indonesia. Bukan asalnya dari mana, itu prinsip PDI Perjuangan,” tegasnya.

Untuk merayakan Imlek 2021, Hasto mengaku menjalankan tradisi khusus Imlek. Seperti menyapu rumahnya hingga menanak nasi dengan cara khusus.

Dia melakukan ritual itu setelah berbincang dengan banyak temannya dari etnis Tionghoa soal perayaan Imlek. Dan ternyata ada sejumlah tradisi yang memiliki makna tersendiri. 

“Ternyata ada prosesi untuk jangan menyapu rumah dari belakang ke depan rumah, tetapi dari depan ke belakang. Ya saya ikutin itu, saya jalanin, supaya rezekinya enggak hilang,” terang Hasto. 

“Kemudian memasak di rice cooker, kita isi dengan nasi sampai penuh. Itu mencerminkan agar bangsa Indonesia bisa sejahtera, rakyatnya cukup sandang pangan. Simbol-simbol kesejahteraan itu simbol dari imlek,” bebernya.

Tak hanya itu, soal baju baru ia juga memakai hal yang sama. Jaket merah yang dipakainya hari ini, baru dipakai saat perayaan ‘Imlekan Bareng Banteng’. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...
KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...
KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...