Senin
07 April 2025 | 5 : 04

Ibunda Pramono Dimakamkan di Pesarean Pandawa

pdip jatim pramono angkat keranda ibunya

pdip jatim pramono angkat keranda ibunyaYOGYAKARTA – Hj Sumarni Prajitna, ibunda Pramono Anung Wibowo, Sekretaris Kabinet, dimakamkan di Pesarean Pandawa, Jalan Laksda Adi Sucipto, Yogyakarta, Kamis, (7/1/2015).

Makam almarhumah yang juga ibunda Wara Sundari Renny Pramana, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu, tepat di bawah makam suaminya, Kasbe Prajitna, yang meninggal pada 2006.

“Pesarean Pendawa, trah Brodjowarih dan trah Kertadjuda. Mas Pramono merupakan trah Kertadjuda,” jelas Pulung Agusta, ipar Pramono Anung, di lokasi pemakaman.

Sumarni meninggal di usia 81 tahun, di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, Rabu, 6 Januari 2016, pada pukul 15.17 WIB. Setelah disemayamkan di rumah duka di Jalan Haji Ambas No. 18, Cipete, Jakarta Selatan, jenazah langsung dibawa ke Yogyakarta. Dari bandar udara, jenazah langsung dibawa ke lokasi pemakaman.

Karangan bunga dari para petinggi negara dan daerah juga sudah dipasang di lokasi. Ada yang dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kapolda DIY Brigadir Jenderal Erwin Trieanto; serta dari sekolah dan rekan Pramono di Kediri.

Orang tua Pramono memang asli Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun mereka pindah ke Kediri, Jawa Timur, untuk bertugas. Ayahnya pernah menjabat kepala sekolah di Kediri.

Malam sebelumnya, Presiden Jokowi melayat ke rumah duka di Jalan Haji Ambas. Mengenakan kemeja putih lengan panjang dan bercelana hitam, Jokowi tiba di rumah duka sekitar pukul 19.40 WIB. Kedatangannya seorang diri, disambut Pramono dan istrinya di gerbang utama rumah duka.

Jokowi tampak bercakap-cakap dengan Pramono dan langsung masuk ke ruangan persemayaman jenazah Sumarni. Saat itu, suasana rumah duka ramai dengan kehadiran para pelayat.

Sementara, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita lewat karangan bunga. “Beliau ada di Yogya. Beliau juga sudah menyampaikan duka cita,” ucap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto di rumah duka.

Hasto menjelaskan, Megawati ke Yogya karena menghadiri jumenangan dari Paku Alam X. Megawati mengusahakan bertemu Pramono di Yogya saat pemakaman ibundanya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kebijakan Tarif Trump & Melemahnya Rupiah, Novita Hardini: Momentum Emas Transformasi Pariwisata RI

JAKARTA – Dampak kebijakan tarif proteksionis yang diwariskan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kini mulai ...
EKSEKUTIF

Hadapi Kenaikan Tarif Dagang AS, Ning Ita Siapkan Grand Design Pariwisata Domestik

MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengungkapkan optimisme tinggi dalam menghadapi dampak isu global ...
LEGISLATIF

Urbanisasi Pascalebaran, Fuad Benardi: Surabaya Bukan Tempat Pelarian Tanpa Skill

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim mengingatkan perlunya penguatan antar kepala daerah untuk mencegah ...
KRONIK

H Suyatno Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal di Yayasan Al Hikmah, Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua DPRD Magetan yang juga sekretaris DPC PDI Perjuangan, H. Suyatno menghadiri acara Pengajian ...
KRONIK

MH Said Abdulah Gelar Syawalan dan Silaturahmi Perjuangan

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menggelar menggelar ...
SEMENTARA ITU...

Pengurus DPC Magetan Unjung-unjung Lebaran ke Sejumlah Sesepuh Partai

MAGETAN – Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan berkunjung ke rumah sejumlah senior dan sesepuh Banteng. ...