BLITAR – Paguyuban Pasar Kesamben bersama anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Budi Susila Jaya, membuka Taman Ria Promosindo di kawasan eks Pasar Kesamben yang terbakar.
Taman hiburan tersebut berlangsung mulai 12 hingga 28 September 2025, dan sejak hari pertama disambut antusiasme masyarakat setempat.
Budi mengatakan taman ria sengaja dihadirkan sebagai pusat hiburan dan rekreasi keluarga sekaligus ruang pembelajaran bagi anak-anak serta wadah perputaran ekonomi pelaku UMKM.
“Kita ketahui bersama bahwa Pasar Kesamben sempat lumpuh pasca terbakar pada November 2022 lalu. Untuk itu, saya berinisiatif bersama dengan paguyupan pasar dan pengusaha LKI untuk terus berupaya menghidupkan kembali pasar ini,” kata Budi pada tim media ini, Rabu (17/9/2025).
“Keinginan itu kita wujudkan dengan mengadakan bazar, lomba mewarnai anak dan puncaknya kita gelar konser kemerdekaan pada Agustus lalu, dan rangkaian kegiatannya berlangsung sukses. Kemudian pada bulan ini, kita lanjutkan dengan taman ria. Kita ingin memberi ruang baru agar ekonomi warga terus bergerak dan berputar, karena dengan kehadiran UMKM yang membuka stan di area itu, tentu akan menjadi motor penggerak bagi pemulihan ekonomi warga,” sambungnya.
Menurutnya, sejak taman ria dibuka, animo masyarakat begitu tinggi. Hal itu dibuktikan dari jumlah pengunjung yang memadati kawasan taman hiburan tersebut.

Di taman ria ini, ujar dia, disediakan berbagai macam permainan, mulai dari kereta mini, perosotan, mandi bola hingga hiburan malam dengan pertunjukan cahaya warna-warni.
Tak hanya itu untuk menikmati permainan pengunjung cukup membayar dengan biaya yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu-Rp 20 ribu.
Adapun dalam taman ria ini juga dilengkapi dengan puluhan stan UMKM lokal yang berjajar, mereka menawarkan kuliner khas hingga produk kerajinan tangan yang tentunya menarik minat masyarakat.
Lebih lanjut Budi menambahkan, selain arena bermain, Taman Ria Promosindo juga menonjolkan sisi edukatif. Anak-anak diajak belajar melalui permainan kreatif yang menumbuhkan nilai kebersamaan, melatih kemandirian, sekaligus mengenalkan pentingnya menjaga lingkungan.
Dalam hal ini, Budi menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata sinergi antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.
“Meski sederhana, inisiatif ini menunjukkan bahwa dengan kebersamaan, upaya pemulihan pasca bencana bisa berjalan lebih cepat,” ungkapnya.

Politisi yang akrab disapa Kliwon ini pun berharap Taman Ria Promosindo dapat tumbuh menjadi destinasi keluarga baru sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat.
“Kehadirannya membuat kawasan Pasar Kesamben yang sempat lesu kini kembali hidup, ditandai dengan meningkatnya kunjungan warga serta aktivitas perdagangan yang kian bergairah,” tandas anggota Komisi II DPRD Kabupaten Blitar tersebut.
Sementara itu, hadirnya taman ria ini mendapat beragam tanggapan dari para pengunjung dan pedagang. Salah satunya Siti Nurjanah, warga setempat, dia mengaku senang karena anaknya bisa menikmati berbagai wahana tanpa harus pergi jauh.
“Tidak perlu jauh-jauh ke kota, di sini sudah lengkap. Anak-anak bisa main, orang tua bisa belanja jajanan. Rasanya menyenangkan sekali,” ujarnya.
Sedangkan Sugeng, penjual minuman segar, menuturkan dagangannya lebih laris dibanding hari biasa.
“Alhamdulillah, dari sore sampai malam pembeli tidak putus. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin, supaya ekonomi warga makin hidup,” katanya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










