Rabu
19 Agustus 2026 | 10 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: Hanya Iptek yang Bisa Buat Indonesia Maju

pdip-jatim-hasto-pmkri1

AMBON – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak kader Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) untuk mengutamakan penguasaan ilmu dan teknologi (iptek) guna memajukan kesejahteraan Indonesia.

“Kami percaya PMKRI melalui kongres-31 ini dapat merumuskan sebuah dedikasi kaum muda Indonesia, mahasiswa katolik untuk berperan aktif jadi bagian dari kepemimpinan kebangsaan kita agar penguasaan terhadap iptek, riset dan inovasi itu dapat dikedepankan,” kata Hasto.

Ajakan itu disampaikan Hasto,saat menghadiri Kongres ke-31 PMKR) di Ambon, Minggu (9/2/2020).

Hasto berpendapat, hanya iptek yang bisa membawa Indonesia maju dan mampu berdiri di atas kaki sendiri alias berdikari. Karena itu, menurutnya, sudah saatnya kader PMKRI mengambil alih jalan tersebut.

“Saatnya PMKRI menjadi terdepan, kader-kader pelopor dalam penguasaan ilmu-ilmu dasar tersebut bagi kemajuan negara,” kata Hasto.

Hasto mengingatkan bahwa Indonesia pernah menjadi negara besar dan sangat maju pada masa lampau. Pada abad 14, Indonesia khususnya Maluku pernah menjadi pusat perdagangan rempah internasional yang jalur bisnisnya mencapai daratan Asia, Afrika dan seterusnya.

Menurut dia, pada saat itu menjadi pusat peradaban merupakan hal yang sulit. “Jalur rempah, bukan hanya soal komoditas. Tetapi sebuah tekad dan visi bagi kita bergerak keluar,” ujarnya.

Hasto mengingatkan banyak sejumlah jejak sejarah sebelumnya itu yang membuktikan Indonesia berjaya. Oleh karenanya, dia mengajak semua pihak khususnya PMKRI untuk mengulangi kejayaan itu dengan menguasai iptek.

Pada kesempatan itu, Hasto juga mengharapkan kader-kader PMKRI menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup. Sebab, hanya dengan prinsip kebangsaan tersebut Indonesia mampu menyejahterakan dan menyatukan rakyat dalam kerangka berkeadilan.

Hasto menginginkan kader-kader NKRI dengan pedoman Pancasila menjadi insan yang melayani sesamanya tanpa membedakan status sosial. Dengan cara itu, kata Hasto, kesejahteraan dan keadilan dapat dirasakan oleh setiap warga bangsa.

“Kita harus punya perhatian bagi mereka yang miskin, diperlakukan tidak adil. Untuk itu harus diselesaikan dengan cara-cara politik, dengan mendapatkan kekuasaan politik yang dikelola dengan hidup berpancasila itu,” tandas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...
KABAR CABANG

Jaranan, Cara Seniman Trenggalek Memaknai Kemerdekaan

TRENGGALEK – Suara gamelan menggema dari halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin malam ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, Hj. Ansari PDIP Tegaskan Pentingnya Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

PAMEKASAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan. ...
KRONIK

Pemain Soekarno Cup Salurkan Hasil Gotong Royong bagi Mahasiswa NTT di Surabaya

SURABAYA – Di tengah kekhawatiran mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya terhadap keluarga mereka ...
KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...