SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menghadiri acara pengukuhan Pengurus Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) periode 2024-2026 di Taman Andhap Asor Keraton Sumenep, Sabtu, (1/7/2024) malam.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Fauzi berharap para jurnalis dapat menjalankan peran mereka sebagai penyampai informasi yang benar dan edukatif, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang cerdas dan bijak dalam menyikapi berbagai isu.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengajak para jurnalis fokus dalam membuat berita yang edukatif bagi masyarakat. Salah satunya dengan menghindari konten-konten klikbait yang hanya mengejar jumlah klik tanpa memberikan informasi yang bermanfaat.
“Karena di manapun, yang namanya pemerintah daerah pasti ingin daerahnya kondusif,” ujar Bupati Fauzi.

Kemudian, tambah Bupati Fauzi, ketika menulis berita tentang suatu persoalan atau kasus, harus berimbang dan jelas. Sehingga masyarakat sebagai konsumen produk jurnalistik bisa memahaminya secara utuh dan tidak sepotong-sepotong atau parsial.
Bupati Fauzi menegaskan, pemerintah daerah tidak anti terhadap kritik. Menurutnya, kritik yang konstruktif sangat diperlukan untuk kemajuan daerah. “Silakan kritik kebijakannya, jangan orangnya,” tambahnya.
Pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu mengucapkan terima kasih kepada para jurnalis, khususnya yang tergabung dalam KJS, atas dedikasinya selama ini bagi masyarakat dan Pemkab Sumenep melalui karya-karya jurnalistiknya.
“Teman-teman KJS selama ini sudah nulis (termasuk yang berkaitan dengan potensi pariwisata daerah), meski tanpa ADV (advertorial). Secara tidak langsung, itu berdampak terhadap kunjungan wisata di Sumenep,” tuturnya.
Seperti diketahui, KJS merupakan salah satu organisasi jurnalis di Kabupaten Sumenep. Para jurnalis yang tergabung di organisasi ini beragam, mulai dari jurnalis televisi, media cetak, media online dan radio. (hzm/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS