Minggu
01 November 2026 | 10 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Konser Natal Terang Bagi Kediri, Begini Pesan Renny Pramana

pdip-jatim-231209-renny

KEDIRI – Pelaksanaan Konser Natal Terang Bagi Kediri yang diselenggarakan di Gedung Convention Hall Simpang Lima Gumul Sabtu (9/12/2023) sore, berlangsung semarak dan khidmat.

Sejumlah pejabat Pemkab Kediri turut menghadiri kegiatan yang difasilitasi oleh pemerintah daerah tersebut. Di antaranya Seketaris Daerah Pemkab Kediri Dr Mohamad Solikin.

Dia hadir mewakili Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana yang berhalangan tidak bisa datang.

Meski tidak hadir, Bupati Kediri menitipkan sebuah pesan sambutan yang dibacakan secara langsung oleh Sekda Mohamad Solikin.

“Selamat menyambut natal bagi umat Kristiani, semoga cahaya terang Natal membawa harapan dan kebahagiaan dalam hidup bagi kita semuanya. Konser Natal ini salah satu wujud Kediri berbudaya. Budaya disini bukan hanya musik dan lagunya tetapi juga nilai nilai luhur yang disampaikan,” terangnya.

“Sebentar lagi kita melaksanakan pemilu dan pilkada mari kita pegang teguh budaya damai,budaya toleransi, budaya saling sapa , budaya persatuan dan kesatuan, budaya gotong royong, mari kita tunjukan bahwa Kediri ini adalah rumah yang aman dan nyaman bagi kita semuanya. Bagi seluruh umat rumah yang seluruh kondusif. Jangan lupa bekerjasama dan saling bersinergi bersama umat, rakyat dan pemerintah daerah,” harapnya.

Selain Sekda pihak panitia penyelenggara juga mengundang perwakilan dari DPRD Kabupaten Kediri. Seperti Ketua Fraksi PDI Perjuangan Pendiwan.

Hadir juga Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana serta bapak asuh stunting Pulung Agustanto yang notebene juga merupakan kader PDI-Perjuangan.

Dalam kesempatan itu Renny Pramana mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan menitipkan sebuah pesan.

“Semoga perayaan Natal di Kabupaten Kediri dan sekitarnya berjalan khidmat, penuh damai dan kasih sayang,” kata perempuan yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Kegiatan kerohanian Konser Natal Terang Bagi Kediri diselenggarakan oleh Konsorsium Simpang Lima selaku panitia natal.

“Hanya perayaan natal saja, konser natal. Kabupaten yang menyelenggarakan diserahkan ke Konsorsium Simpang Lima. Ada 6 organisasi yang tergabung dalam acara ini. Harapanya umat Kristen baik di kota mau pun Kabupaten Kediri bisa menjadi terang bagi sekitar,” terang Abe Tamelia selaku MC dan panitia.

Menurutnya, terang itu dalam arti menjadi contoh yang baik dan bisa membawa manfaat. “Selain itu kita berdoa agar Pemilu 2024 jug bisa terselenggara secara damai dan terpilih pemimpin amanah,” ujarnya.

Ribuan Jamaat Kristen yang hadir bukan hanya berasal dari kota mau pun Kabupaten Kediri saja, melainkan juga dari wilayah Tulungagung. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...