Senin
15 Juni 2026 | 9 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadir dalam “Smart Santri” Banyuwangi, Gus Baha Ngaji Hadits Ini

PDIP-Jatim-Gus-Baha-24062021

BANYUWANGI – Program rutin “Smart Santri” Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kali ini menghadirkan KH Ahmad Bahaudin Nursalim atau Gus Baha pada Rabu malam (23/6/2021).

Pengajian yang digelar secara virtual melalui Youtube dan akun media sosial Pemkab Banyuwangi itu berlangsung dengan khidmat dan sarat makna.

Gus Baha menguraikan tentang kandungan hadits Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam kitab Shahih Muslim. Tepatnya hadits nomor 136 pada bab Iman.

“Hadits ini penting sebagai pegangan bagi kita untuk kehidupan sosial,” tutur pengasuh Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA Narukan, Rembang,.

Hadits tersebut menguraikan tentang bentuk-bentuk keimanan. Di antaranya berbuat kebaikan, seperti memerdekakan budak hingga melakukan pekerjaan yang terbaik.

“Lantas, ada seorang sahabat yang bertanya pada Kanjeng Nabi. Bagaimana jika tidak mampu melakukan atas segala kebaikan yang memerlukan biaya tersebut?” jelas Gus Baha.

Mendapati pertanyaan demikian, Nabi Muhammad menjawab dengan sangat bernas: taquffu syarraka an-in-nass, fainnahaa shadaqatun minka alaa nafsika (Jagalah potensi keburukanmu menimpa orang lain, sesungguhnya hal demikian itu adalah sedekah darimu untuk dirimu sendiri).

“Jika tidak bisa berbuat baik, potensi keburukan kita jangan sampai menimpa orang lain. Keburukan itu bisa kriminal, atau sekadar mengganggu orang lain,” urai Gus Baha.

Dia mencontohkan, ada orang sedang “sumpek”, kemudian mengunjungi temannya yang sedang bekerja sehingga mengganggu waktu sang teman tersebut.

“Itu juga tidak boleh, karena berarti keburukan kita berakibat pada orang lain,” ujarnya.

Rais Syuriyah PBNU itu juga mendoakan warga Banyuwangi agar diberikan kemampuan untuk berbuat kebaikan oleh Allah SWT.

“Para pemimpinnya juga melahirkan keputusan-keputusan yang membawa kebaikan bagi semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterimakasih atas kesudian Gus Baha  meluangkan waktunya untuk mengisi program Smart Santri.

Ia berharap, pesan-pesan yang disampaikan Gus Baha dapat menjadi asupan ruhaniah bagi warga Banyuwangi yang mengikuti pengajian tersebut.

“Semoga ini dapat me-recharge diri kita semua. Sehingga dapat menambah ilmu kita dan bertambah pula semangat kita untuk berbuat yang lebih baik bagi Banyuwangi,” harapnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Gelar ‘Gowes’ Bareng Ribuan Warga Surabaya

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar kegiatan “Kelana Bung Karno: Politik Membawa Kebermanfaatan, ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan SMA Dharma Wanita 1 Pare Tetap Khusus Anak Desil 1

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berkomitmen mempertahankan SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school khusus ...
KRONIK

Hasto: Negara dan Parpol Harus Kembali Meneladani Ajaran Bung Karno

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak negara dan partai politik kembali meneladani ajaran Bung Karno ...
KRONIK

Jejak Terakhir Soekarno Fun Run Jember Ada di Tangan Para Pemulung

Soekarno Fun Run 2026 di Jember tidak hanya menghadirkan ribuan pelari, tetapi juga menyisakan cerita tentang ...
KABAR CABANG

Sambut Megawati di Makam Bung Karno, Kader PDIP Kabupaten Blitar Tunjukkan Soliditas

Kekompakan kader PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tampak saat menyambut kedatangan Megawati Soekarnoputri di Makam ...
HEADLINE

Istana Gebang Disiapkan Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Ramah Gen Z

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyiapkan Istana Gebang sebagai ruang edukasi kebangsaan yang ramah bagi Generasi Z. ...