Jumat
16 Oktober 2026 | 6 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadir dalam “Smart Santri” Banyuwangi, Gus Baha Ngaji Hadits Ini

PDIP-Jatim-Gus-Baha-24062021

BANYUWANGI – Program rutin “Smart Santri” Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kali ini menghadirkan KH Ahmad Bahaudin Nursalim atau Gus Baha pada Rabu malam (23/6/2021).

Pengajian yang digelar secara virtual melalui Youtube dan akun media sosial Pemkab Banyuwangi itu berlangsung dengan khidmat dan sarat makna.

Gus Baha menguraikan tentang kandungan hadits Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam kitab Shahih Muslim. Tepatnya hadits nomor 136 pada bab Iman.

“Hadits ini penting sebagai pegangan bagi kita untuk kehidupan sosial,” tutur pengasuh Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA Narukan, Rembang,.

Hadits tersebut menguraikan tentang bentuk-bentuk keimanan. Di antaranya berbuat kebaikan, seperti memerdekakan budak hingga melakukan pekerjaan yang terbaik.

“Lantas, ada seorang sahabat yang bertanya pada Kanjeng Nabi. Bagaimana jika tidak mampu melakukan atas segala kebaikan yang memerlukan biaya tersebut?” jelas Gus Baha.

Mendapati pertanyaan demikian, Nabi Muhammad menjawab dengan sangat bernas: taquffu syarraka an-in-nass, fainnahaa shadaqatun minka alaa nafsika (Jagalah potensi keburukanmu menimpa orang lain, sesungguhnya hal demikian itu adalah sedekah darimu untuk dirimu sendiri).

“Jika tidak bisa berbuat baik, potensi keburukan kita jangan sampai menimpa orang lain. Keburukan itu bisa kriminal, atau sekadar mengganggu orang lain,” urai Gus Baha.

Dia mencontohkan, ada orang sedang “sumpek”, kemudian mengunjungi temannya yang sedang bekerja sehingga mengganggu waktu sang teman tersebut.

“Itu juga tidak boleh, karena berarti keburukan kita berakibat pada orang lain,” ujarnya.

Rais Syuriyah PBNU itu juga mendoakan warga Banyuwangi agar diberikan kemampuan untuk berbuat kebaikan oleh Allah SWT.

“Para pemimpinnya juga melahirkan keputusan-keputusan yang membawa kebaikan bagi semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterimakasih atas kesudian Gus Baha  meluangkan waktunya untuk mengisi program Smart Santri.

Ia berharap, pesan-pesan yang disampaikan Gus Baha dapat menjadi asupan ruhaniah bagi warga Banyuwangi yang mengikuti pengajian tersebut.

“Semoga ini dapat me-recharge diri kita semua. Sehingga dapat menambah ilmu kita dan bertambah pula semangat kita untuk berbuat yang lebih baik bagi Banyuwangi,” harapnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...